Rabu, 22 Juli 2026 WIB

Mesin Judi di Tanjung Mulia Bertambah, Kapolres Belawan "Buang Badan" ke Kasat Reskrim

Administrator Administrator
Mesin Judi di Tanjung Mulia Bertambah, Kapolres Belawan "Buang Badan" ke Kasat Reskrim
17merdeka
Arena judi yang berkedok rumah ibadah di kawasan Tanjung Mulia Medan

17MERDEKA, BELAWAN - Informasi akurat diperoleh bahwa mesin-mesin judi di arena perjudian di Jalan Kol Yos Sudarso, KM 7.8, Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Labuhan tepatnya di samping sebuah klenteng, semakin bertambah banyak. 

Hal itu direngarai karena semakin ramainya pemain judi yang datang ke arena judi berkedok rumah ibadah itu, sehingga pengelola judi tersebut menambah jumlah mesin judinya. 

"Tambah mesinnya bang, soalnya ada beberapa lokasi judi di sekitar situ yang tutup, makanya pemain makin ramai," ujar sumber layak dipercaya kepada 17merdeka.com, Senin (16/7/2018). 

Tambah sumber lagi, arena judi tersebut bila dilihat secara kasat mata dari depan maka akan terlihat sepi. 

"Memang terlihat sepi bang, seperti tidak ada aktifitas. Tapi kalau kita masuk dari samping, barulah kelihatan ramainya pemain judi di sana. Letak parkir kendaraan juga sudah dipindahkan," kata sumber meminta namanya dirahasiakan.

Sementara, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH malah terkesan "Buang badan" dengan menyarankan awak media melakukan konfirmasi ke anggotanya yakni Kasat Reskrim Polres Belawan AKP Jerico Lavian, terkait masih berlangsungnya perjudian jenis mesin di Tanjung Mulia tersebut. 

"Masih melakukan penyelidikan, kebetulan kegiatan kita penuh. Coba konfirmasi sama Kasat Reskrim," jawab Ikhwan melalui seluler, Senin (16/7/18) sore. 

Sebelumnya diberitakan, desakan dari sejumlah alim ulama (Ketua MUI Kota Medan), ormas, anggota DPRD Sumut (Januari Siregar SH MH), pemerhati hukum (Redianto Sidi SH MH), hingga masyarakat sekitar meminta  agar markas perjudian sekaligus diduga lokasi transaksi narkoba di tempat tersebut ditutup selamanya dengan menangkap pengelolalanya sebelum masyarakat bertindak, namun terkesan diabaikan. 

Bukan itu saja, marak terdengar informasi, sulitnya aparat kepolisian setempat menindak perjudian mesin beromset ratusan juta perminggu itu, diduga akibat adanya setoran ke oknum terkait.

Diketahui perjudian jenis mesin di lokasi tersebut sudah bertahun beroperasi namun hingga saat ini belum mampu ditindak. 

Tak tanggung - tanggung, puluhan mesin judi terpampang dimainkan para pemain yang hanya berjarak sekitar sepuluh meter dari jalan umum. 

Sedangkan bila masyarakat yang bermain judi taruhan kecil - kecilan di warung kopi, dengan sigapnya disergap aparat penegak hukum. (tim) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini