Sabtu, 18 April 2026 WIB

Kapolri Kerahkan Densus Anti Teror Amankan Pernikahan Kahiyang-Bobby

Administrator Administrator
Kapolri Kerahkan Densus Anti Teror Amankan Pernikahan Kahiyang-Bobby
17MERDEKA
kapolri saat berkunjung ke mapolrestabes medan

17MERDEKA, MEDAN - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan rangkaian pengamanan pernikahan Kahiyang Ayu, putri Presiden RI Jokowi dengan Bobby Nasution berjalan lancar.

Kapolri mengerahkan sejumlah personel dari Mabes Polri guna memback-up pengamanan di Medan agar acara berjalan sesuai harapan. "‎Pengamanan sudah cukup baik, begitu juga koordinasi dengan instansi termasuk dengan jajaran TNI, Kodam semuanya cukup baik," kata Tito didamping Wakapolda Sumut, Brigjen Agus Andrianto di Medan, Jumat (24/11) sore.

Tito juga memberikan pengarahan kepada personel Polrestabes Medan untuk mengantisipasi sejumlah kerawanan seperti terorisme, lalu lintas, dan kejahatan jalanan. "Di Medan diketahui beberapa kali (pernah) terjadi (terorisme), jadi saya turunkan tim-tim dari jajaran Intel, Densus (Anti Teror), Reserse dari Polda ataupun Mabes Polri," ungkapnya.‎

Ia mengatakan dengan pengamanan maksimal yang dilakukan, dapat menciptakan suasana nyaman dan gembira. "Mari kita semua masyarakat Medan mendukung acara ini dengan tertib jangan sampai ada gangguan-gangguan," tukasnya.‎

Kapolri menegaskan Presiden Jokowi ingin kegiatan masyarakat tetap tidak terganggu, tetap jalan seperti biasa. Presiden tidak ingin terjadi kemacetan. Kalaupun terjadi kemacetan sebentar dan harus langsung terurai. "Saya minta dimengerti filosofi pemikiran Bapak Presiden. Beliau ingin seperti rakyat bisa," perintahnya.

Kapolri mewanti-wanti agar personel bekerja dengan efektif, ada pembagian tugas secara jelas. Sehingga tidak ada satu pun yang kedodoran. Termasuk jangan sampai terjadi kemacetan lalu lintas yang sedemikian parah seperti perayaan dirgahayu ABRI di Banten. "Kalau ada kemacetan, segera dicairkan. Tidak hanya sekitar lokasi pesta, tapi di titik-titik kegiatan masyarakat lainnya juga harus dijaga dengan menempatkan anggota. Apalagi puncak acara pada hari minggu, sehingga ada kegiatan gereja," tandasnya.

Tito bahkan berpesan jangan sampai ada kejadian menonjol lain, terutama gangguan keamanan yang signifikan, seperti ban pecah di lokasi parkir, kehilangan kenderaan di kantong parkir, pencurian, copet dan lainnya. 

"Saya juga minta tidak ada berita-berita negarif selama rangkaian kegiatan maupun pasca kegiatan yang menunjukkan ketidaksigapan aparat keamanan. Misalnya ada masyarakat yang ketutup jalannya sehingga tidak bisa ke gereja atau ada masyarakat yang marah-marah kepada petugas," katanya mengingatkan.

Upaya pengamanan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Medan sekaligus pesta pernikahan putrinya harus berjalan tanpa mengganggu kepentingan masyarakat umum. Karena itu, Kapolri meminta kepada Polda Sumut dan Polrestabes Medan agar pengalihan arus lalu lintas disosialisasikan ke masyarakat.

"Sosialisasinya sampaikan ke media lokal, TV lokal oleh Direktur Lantas atau Kasat Lantas atau Humas mengenai pengalihan arus ini. Sehingga masyarakat tahu ada pengalihan arus lalulintas dimana, dan shuttle bus dimana," timpal Tito.

Tak hanya melalui media massa dan media elektronik, informasi terkait pengalihan arus laulintas harus disosialisasikan via media sosial, baik melalui Whatsapp, Instagram, Facebook dan Twitter. "Silahkan rekan-rekan bagi tugas lagi, matangkan betul," kata Tito.

Tak lupa, Kapolri mengimbau seluruh personelnya, jangan sampai arogan. Ia meminta setiap personel polisi menampilkan pelayanan yang humanis. "Sebab mulai besok semua mata akan memandang kepada apa yang terjadi di Medan. Kali ini Bapak Presiden selama 5 hari berada di wilayah Sumatera Utara," pungkas Jenderal Tito.

Terpisah, Direktur Lantas Polda Sumut Kombes Raden Heru Prakroso menjelaskan gambaran terkait rute pengamanan jalur dan lokasi parkir pada resepsi pernikahan putri Presiden Jokowi. Yaknu, kantong Parkir ada di empat lokasi. Lokasi pertama untuk tamu penting (VVIP dan VIP) seperti duta besar dan para menteri. Lokasi parkirnya di depan ruko belakang rumah pengantin.

Lokasi kedua, yakni lahan seluas 3 hektar di dalam Kompleks Setia Budi. Lahan larkir ini mampu menampung 1020 kendraan. Lahan ketiga, yakni lapangan sepak bola untuk relawan yang membawa roda empat, kapasitas 400 kendaraan. Terakhir, parkir di Driving Golf untuk relawan yang membawa kendaraan roda dua 

Sedangkan parkir cadangan di luar kompleks sekitar 5 kantong parkir yakni McDonald's, berkapasitas 40 kendaraan, badan jalan Perumahan Tasbi 2 mampu menampung 75 kendaraan, Focal Point Medan berkapasitas 260 kendaraan, Home Centra berkapasitas 40 kendaraan dan Petronas berkapasitas 80 kendaraan. Semuanya akan diantar jemput dengan Shuttle Bus. (17M.02)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini