17MERDEKA, MEDAN - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto beserta jajaran menyampaikan belasungkawa yang mendalam sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar seluruh korban tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) dapat segera ditemukan.
Tsunami yang terjadi di Anyer, Pandegelang, Banten dan Lampung membawa duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan dapat tabah dan tegar dalam menghadapi cobaan tersebut.
"Saya merasakan apa yang dialami keluarga korban tsunami. Mari kita doakan para korban dapat segera ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah," kata Agus di Medan, Minggu (23/12).
Hingga saat ini dari data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) tercatat 222 orang tewas akibat tejangan tsunami di Anyer dan Lampung.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho hasil data terbaru yang diterima hingga Minggu (23/12) pukul 16.00 WIB, dari total 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 30 orang hilang terdapat di Kabupaten Pandeglang tercatat 164 orang meninggal dunia, 624 orang luka-luka, 2 orang hilang. (17M.05)