Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Kapolda Instruksikan Tindak Tegas Pelaku Begal

Administrator Administrator
Kapolda Instruksikan Tindak Tegas Pelaku Begal
17merdeka
Pedagang mie pansit yang menjadi korban terakhir begal di Medan
 

17MERDEKA, MEDAN - Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan, akan menindak secara tegas para pelaku kejahatan jalanan (begal), yang belakangan mulai sering beraksi di kota Medan dan sekitarnya.

Karena itu, dia menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku begal.

"Tidak ada toleransi untuk kelompok ini. Jadi, kita akan tindak tegas terukur. Jadi, nanti jangan salahkan Paulus," tegas jenderak bintang dua tersebut kepada wartawan, Jumat (20/7).

Memang selama ini, kata Paulus, pasca Pilkada konsentrasi kepolisian terbelah antara menjaga keamanan dan proses Pilkada. 

"Artinya, selama kami (polisi) sibuk dengan pemilu, tapi kini kita harus fokus kepada keamanan dan menindak para pelaku kejahatan jalanan," tukasnya.

Paulus mengakui, selama kurun waktu sebulan ini dia memonitor ada dua kasus kejadian kejahatan jalanan di kota Medan yang menjadi perhatian publik.

"Kalau yang anak kecil itu jelas hoax, karena itu kecelakaan murni dan itu sudah diakui oleh ibu korban. Yang saya monitor sebulan ini ada dua kasus. Artinya, ini memberikan sounding kepada kami pihak kepolisian untuk tidak ragu-ragu menindak pelaku," katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah menegaskan kepada seluruh jajarannya untuk tidak mentolelir segala bentuk tindak kejahatan jalanan, seperti begal, jambret dan rampok. Dia tak segan untuk mencopot para Kapolres, yang dianggap tidak dapat melaksanakan instruksinya.

Namun, kasus yang baru-baru ini terjadi di Medan, Loei Wie Loen (66) pedagang mie pansit, tewas dibegal di Jalan Madong Lubis, Medan, Rabu (18/7). Pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Supra nomor polisi BK 2902 KM dan uang milik korban.

Peristiwa perampokan terhadap Loei Wie Loen terjadi, sebelum polisi datang pada pukul 05.45 WIB.

Nyawa Loei Wie Loen melayang usai mendapat luka di bagian kepala. Diduga korban dipukul pelaku menggunakan balok kayu hingga terkapar di jalan.

Awalnya, korban berangkat dari rumahnya Jalan Sei Deli, Medan untuk berjualan mie pangsit di Jalan Madong Lubis, Medan.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Murni Teguh, namun nayawanya tidak dapat ditolong. Pasalnya, sudah terjadi pembekuan darah setelah mendapat hantaman benda keras. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini