Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Irjen Martuani Sormin Menunggu 32 Tahun Baru Bisa Bertugas di Sumut

Administrator Administrator
Irjen Martuani Sormin Menunggu 32 Tahun Baru Bisa Bertugas di Sumut
17merdeka.com
Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin didampingi Ketua DPD.KWRI SUMUT Darmawan Yusuf SH.SE.Mpd.MH, Selasa(17/12).

17MERDEKA, MEDAN - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuni Sormin disambut dengan tarian sigalegale yang merupakan tarian khas masyarakat batak toba saat tiba di Mapolda Sumut, Selasa (17/12).

Kapolda bersama sang istri Risma Elizabeth boru Sianturi tiba sekira pukul 13.00 WIB. Sebelum disambut tarian sigale-gale, putra kelahiran Kecamatan Pangaribuan Tapanuli Utara itu disambut terlebih dulu dengan dua polisi cilik (pocil) sambil mengalungi dengan bunga.

Kemudian pria yang lahir pada 30 Mei 1963 itu pun, disambut oleh masyarakat adat khususnya dari pungan Marga Sormin. Dengan diiringi gondang batak, pria yang lahir pada 30 Mei 1963 itu pun diberikan ulos dan sortang dari masyarakat adat.

Seusai itulah, Kapolda dan istri disambut dengan tarian sigalegale. Tampak ia tersenyum bangga dengan tarian khas masyarakat batak toba itu. Bukan hanya tarian batak toba, Martuani juga disambut dengan tarian batak lainnya.

Saat memasuki gedung utama Mapoldasu, Kapoldasu dan istri menyalami sejumlah pejabat utama Poldasu, sejumlah Kapolres dan aparat sipil negara (ASN).

Menurut Irjen Pol Martuani Sormin, bertugas menjadi Kapolda di kampung sendiri merupakan hal yang sangat luar biasa. "Kalau kau tanya perasaan saya luar biasa, saya perlu waktu 32 tahun," katanya sambil tertawa.

Katanya lagi, perlu waktu 32 tahun saya menunggu untuk menjadi Kapolda Sumatara Utara. "Sejak saya lulus dari akademi perlu waktu 32 tahun untuk bertugas di kampung saya," cetus dia.

Ia juga berterimakasih kepada pemerintah dan pimpinan Polri yang telah mempercayai dirinya untuk memipin Polda Sumut. "Terimakasih kepada pemerintah yang telah mempercayai saya menugaskan saya disini (Sumut)," ucap dia.

Martuani pun mengaku, sambutan masyarakat Sumut kepada dirinya juga begitu luar biasa. Untuk itu, ia mengatakan, ekspektasi masyarakat kepadanya itu akan dijawabnya dengan bagaimana melayani masyarakat Sumut untuk keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang semakin baik.

"Saya bisa memahami ekspektasi yang luar biasa dari masyarakat atas kehadiran saya agar bisa mewujudkan harapan akan adirnya penegak hukum yang profesional, objektif dan berkeadilan, sebagaimana visi bapak Kapolri. Harapan itu harus bisa kami jawab khususnya saya sebagai penanggungjawab untuk kegiatan Kepolisian di Sumut," jelasnya.

Namun menurut Martuani, apa yang sudah dilakukan di Sumut yang lalu sudah baik. Karenanya ia menuturkan, akan berupaya membuatnya menjadi semakin lebih baik lagi.

"Kalau rekan-rekan tanya visi dan misi saya tidak ada. Visi dan misi kami adalah mengimplementasikan visi dan misi presiden Jokowi, kemudian diterjemahkan dengan visi dan misi bapak Kapolri yang akan dilaksanakan Kapolda. Yaitu 7 program utama, dengan kata kuncinya adalah pelayanan Kamtibmas yang semakin baik," jelasnya.

Saat disinggung mengenai ada beberapa kasus yang tertunggak menjadi atensinya, Martuani tidak mau menjelaskannya. Namun ia menyebutkan akan memberikan pelayanan penegakan hukum yang baik kepada masyarakat.

"Kalau masalah kasus, saya tidak bicara kasus tetapi dalam cakupan pelayanan Kamtibmas itu sudah termasuk di dalamnya memberi pelayanan penegakan hukum semakin baik," jelasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini