Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Helikopter Polri Diduga Dikomersilkan untuk Pengantin

Administrator Administrator
Helikopter Polri Diduga Dikomersilkan untuk Pengantin
17merdeka
Pasangan pengantin yang diduga tengah duduk di kabin helikopter Polri.


17MERDEKA, MEDAN - Video yang menampilkan sepasang pengantin turun dari helikopter mirip milik Polri di Lapangan H Adam Malik Kota Pematang Siantar, menjadi perbincangan khalayak ramai. Sebab, transportasi milik negara itu dipergunakan orang yang bukan anggota polisi.

Video ini direkam kamera warga dan diunggah di media sosial (facebook) bernama Erizal Ginting pada Minggu (25/2). Saat itu, satu helikopter mirip milik Polri mendarat di Lapangan H Adam Malik Pematang Siantar.

Sejumlah orang berpakain jas dan gaun kebaya ramai menyambut tamu yang berada di helikopter. Bahkan, empat orang langsung membentangkan karpet merah meski baling-baling helikopter belum berhenti. Sesaat kemudian turun sepasang pengantin dari helikopter tersebut. 

Peristiwa ini mengundang decak kagum sekaligus tanda tanya. Sebab pengantin bukan merupakan anggota kepolisian, melainkan seorang dokter disebut-sebut anak dari seorang pengusaha.

Video viral ini menjadi bahan perbincangan warga karena terlalu mempertontonkan kesan kemewahan. Padahal, bila dibandingkan dengan pernikahan anak Presiden RI, tidak semewah ini.

Kapolda Sumut Irjend Paulus Waterpauw dikonfirmasi tentang masalah dugaan helikopter Polri dikomersilkan, menyatakan, Kabid Humas dan Direktur Reskrimsus diminta menangani masalah ini.

"Untuk dipakai keliling itu tidak boleh. Kalau sampai terjadi seperti itu akan kita tindak anggota," tegas Paulus saat diwawancarai wartawan, Rabu (28/2). 

Namun, laporan yang dia terima dari Kabid Humas helikopter itu hanya digunakan untuk foto saja tanpa berkeliling. Namun, dalam video yang tersebar pasangan pengantin itu sempat naik dan berkeliling dengan helikopter.

Ditanya kembali mengenai itu, Paulus meyakini pasangan pengantin itu hanya numpang foto saja di helikopter. Kata dia, pasangan itu berfoto karena ada rasa kebanggaan dalam dirinya foto di sisi helikopter.

Seperti pada pameran alutsista TNI misalnya, masyarakat boleh foto dan naik. Dia tetap beranggapan jika pasangan pengantin itu numpang foto saat helikopter ada di Lapangan Adam Malik.

Ditanya mengenai adanya orang yang mengunggah video itu, Paulus mengaku akan mendalami itu. Dia akan memastikan video yang diupload itu informasinya benar atau hoax belaka. 

Kalau informasi yang beredar belakangan hoax, tentu akan ditindak. Namun Paulus tetap akan mendalaminya.

Sementara, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting menjelaskan, bahwa pada Minggu (25/2) pukul 10.00 WIB kru Helikopter Polda Sumut melaksanakan maintenance flight setelah pengecekan radio helikopter. Pengecekan radio tersebut membutuhkan jarak frekuensi sekitar 25 km antara helikopter dengan bandara.

Setelah dilakukan  pengecekan hasilnya kurang bagus, sehingga pilot helikopter, Iptu Togu memutuskan untuk mendarat dulu dan mencari lapangan terdekat guna dilakukan pemeriksaan oleh tekinisi hingga akhirnya helikopter mendarat di sebuah lapangan yang terletak di samping Polres Pematang Siantar yang diketahui Lapangan Haji Adam Malik.

Pada saat pengecekan radio oleh teknisi, di lapangan tersebut  sedang ada calon penganten yang melaksanakan foto Prewedding. Kemudian mereka menemui pilot Iptu Togi untuk minta poto dekat helikopter polisi yang sedang mendarat sebagai rasa kebanggaan mereka foto dekat helikopter Polri dan diijinkan mengambil foto disamping Helikopter oleh Pilot.

Selanjutnya, setelah pemeriksaan oleh teknisi dan radio selesai, pilot melanjutkan penerbangan ke Lanud Suwondo untuk mengisi BBM, dan seterusnya kembali ke Polda.

“Jadi, tidak benar bahwa helikopter Polri digunakan untuk mengangkut pasangan calon pengantin,” ujar Rina. (17M.02)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini