Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Dituduh Penculik Anak, Wanita Kurang Waras Dihajar Warga

Administrator Administrator
Dituduh Penculik Anak, Wanita Kurang Waras Dihajar Warga
17merdeka.com
Wanita kurang waras yang sempat disangka penculik anak diamankan di Mapolsek Pancurbatu.

17MERDEKA, MEDAN - Isu penculikan anak di Simalingkar, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang tengah viral di sosial media (sosmed), khususnya facebook.


Namun, Kapolsek Pancurbatu, Kompol Faidir Chaniago, dengan tengah membantah dan menyebut kabar tersebut sepenuhnya bohong atau hoax.


"Tidak benar, itu hoax. Perempuan itu gila dan dia bukan pencuri (penculik, red) anak," tegasnya saat dihubungi wartawan, Jumat (2/11).


Faidir menceritakan, kejadian wanita kurang waras yang diduga sebagai pelaku pencurian anak ini pada Senin (30/10) sekitar pukul 12.00 WIB lalu.


Saat itu, kata dia, wanita kurang waras tersebut diantar Kepala Dusun di Simalingkar ke Polsek Pancurbatu karena yang bersangkutan babak belur dihajar massa.


"Jadi, dia dipukuli karena warga mengira yang bersangkutan adalah pencuri anak," jelasnya.


Setelah kedatangan wanita itu ke Polsek Pancurbatu, kata Faidir, pihaknya langsung menyuruh penyidik untuk melakukan pemeriksaan. Ternyata, wanita tersebut, benar kurang waras.


"Saat diperiksa dia selalu menjawab ngelantur. Setiap omongan yang keluar dari wanita itu tidak sesuai dengan yang ditanya," katanya.


Faidir menyebut, awalnya perempuan berkulit sawo matang ini secara kebetulan datang ke tempat bermain anak yang berada di Simalingkar. Warga yang melihat langsung mengatakan perempuan tersebut sedang mengincar anak-anak yang bermain untuk dicuri.


"Karena informasi tersebut makanya wanita itu langsung dipukuli sampai babak belur. Kan kasihan. Dia yang jadi korban di sini," sebutnya.


Secara fisik dan psikologis, sambung Faidir, wanita yang juga tidak diketahui identitasnya itu memang terlihat tidak normal. Karenanya, pihaknya memanggil kepala desa dan kepala dusun serta penyidik untuk menyatakan wanita tersebut bukan pencuri anak. 


"Kalau ada melihat pergerakan yang kurang sesuai, sebaiknya jangan main hakim sendiri, kroscek terlebih dahulu. Tapi, kita juga ucapkan terimakasih kepada masyarakat karena sudah mau membawa wanita ini ke rumah sakit jiwa dengan jaminan kepala desa dan kepala dusun," pungkasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini