Jumat, 05 Juni 2026 WIB

DVI Polda Sumut Identifikasi 7 Jenazah Korban Kebakaran Pabrik Mancis

Administrator Administrator
DVI Polda Sumut Identifikasi 7 Jenazah Korban Kebakaran Pabrik Mancis
17merdeka.com
Jenazah korban di Rumah Sakit Bhayangkara Medan

17MERDEKA, MEDAN - Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polda Sumut telah mengidentifikasi tujuh jenazah korban kebakaran pabrik mancis di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat.

Dalam pemaparannya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmadja dari hasil identisifikasi DVI Polda Sumut telah berhasil menemukan identitas korban sebanyak 7 jenazah dan telah dimasukkan ke dalam peti.

Ketujuh korban yang sudah teridentifikasi, Syifa Oktaviani warga Desa Sambirejo (9), Rina warga Desa Tumang Siak Riau, Sahmayanti Perdamaian, Vinkza Parisyah warga Desa Sambirejo, Runisa Syaqilla warga Desa Sambirejo, Bisma Syahputra warga Desa Sambirejo dan Zuan Ramadhan warga Desa Sambirejo.

Sambung dia, rencananya jenazah korban tersebut akan diserahkan kepada keluarga masing-masing pada malam ini. 

"Tujuh jenazah dikembalikan. 5 anak dan 2 dewasa. Tim DVI terus bekerja untuk mengidentifikasi korban yang lain," katanya, Sabtu (22/6) sekira pukul 20.30 WIB.

Pihak kepolisian sendiri telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. 

"Telah mengamankan 3 orang statusnya sudah tersangka. Yaitu Indramarwan warga Jakarta Barat yang merupakan pemilik pabrik, Burhan sebagai manajer dan Lisma warga Kecamatan Sunggal sebagai supervisior. Untuk sementara dikenakan pasal 359 KUHP (kelalaian hingga meninggal dunia) ancaman 5 tahun penjara," ujar dia.

Saat ini, sebut dia, penyidik masih melakukan pengembangan. 

"Perusahaan induk ada di Sunggal ada izinnya dan membuka cabang home industri ada 3, tidak cabangnya termasuk yang kebakaran ini. Seluruh operasional pabrik kita hentikan sementara termasuk pabrik induknya," kata Tatan.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sementara di pabrik tersebut terdapat alat pemadam namun tidak sempat dipergunakan. 

"Seluruh korban yang ada di dalam panik. Kalau yang menggembok (mengunci) pintu depan dilakukan oleh mandor. Ternyata mandornya ikut jadi korban," ungkap dia.

Kata dia, dari keterangan 5 orang saksi, kejadian itu saat pekerja sedang memasang kepala mancis. 

"Dilakukan penggesekan dan diduga bocor dan dilepas sehingga menyambar ke mancis lain," terangnya.

Sementara itu, Kabid Dokes Polda Sumut Kombes Pol P Harianja mengaku sampai saat ini Tim DVI Polda Sumut dibantu dengam Tim DVI Mabes Polri belum ada kendala dalam mengidentifikasi para korban. 

"Kita sudah maksimal kerja hingga saat ini. Yang lain masih proses identifikasi. Kita mendapatkan bantuan dari DVI Mabes Polri. Mudah-mudahan kehadiran Tim DVI Mabes Polro bisa teridentifikasi semuanya," ujarnya. 

Dari tujuh korban yang terindentifikasi, 6 dari gigi dan 1 sidik jari. "Kita mau semuanya teridentifikasi," ucap dia. Polda Sumut sendiri memberikan santunan kepada pihak keluarga. (17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini