Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Bawaslu Sumut Gelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA

Administrator Administrator
Bawaslu Sumut Gelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA
17MERDEKA


17MERDEKA, MEDAN - Bawaslu Sumut menggelar "Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA, di lapangan Istana Maimun Jalan Brigjen Katamso, Rabu (14/2/2018).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sumut, Kajati, Ketua KPU Sumut, Ketua Bawaslu Sumut, FKUB, PHDI, kedua pasangan calon Gubernur Sumut, para pimpinan Parpol, tim sukses, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw menekankan, semua yang hadir di tempat ini harus memiliki niat, tekad dan komitmen yang sama dalam rangka mensukseskan Pilkada Sumut yang aman, damai dan lancar. Tahapan rapat pleno penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut pasangan calon pada tanggal 12-13 Februari 2018 telah berlangsung dengan baik dan dalam keadaan kondusif.

"Pada tanggal 15 Februari 2018 hingga 23 Juni 2018 adalah masa kampanye. Dalam masa inilah dikhawatirkan akan terjadi kecurangan, karena itu perlu dilakukannya deklarasi ini," ujar Paulus.

Jenderal bintang dua tersebut menuturan, dalam mensukseskan Pilkada Serentak 2018, Polda Sumut telah menggelar Operasi Mantap Praja Toba 2018, membentuk Satgas Nusantara dan berkomitmen untuk memegang teguh prinsip netralitas dan independen.

"Saya berharap dengan diadakannya acara ini, para Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur dapat mengimplementasikan deklarasi yang dilaksanakan dengan komitmen yang tinggi dan penuh rasa tanggung jawab," tutur Paulus.

Dalam kesempatan itu, Paulus mengimbau masyarakat agar dapat berpartisipasi aktif untuk menggunakan hak pilihnya dengan cerdas, serta menentukan pilihan berdasarkan program kerja paslon dan bukan karena politik uang ataupun isu SARA.

"Agar para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, akademisi, media massa dan seluruh elemen masyarakat dapat menciptakan keteduhan di masyarakat, memberikan pencerahan untuk berani melawan hoax yang dapat menimbulkan konflik dan memecah belah masyarakat, serta menolak politik uang dalam Pilkada serentak ini," tegas Paulus.

Gubernut Sumut, T Erry Nuradi mengajak untuk bersama tingkatkan sinergitas dalam memberantas politik uang dan politisasi SARA. Erry bilang, Pemprov Sumut berharap seluruh penyelenggara dapat bersikap netral, bersih dan penuh rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya untuk kesuksesan dan kelancaran Pilkada Serentak 2018. (17M.02)
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini