Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Arus Lalin di Medan Dinilai Unik, Dirlantas Bilang Pakai Sistem Nyicil

Administrator Administrator
Arus Lalin di Medan Dinilai Unik, Dirlantas Bilang Pakai Sistem Nyicil
17merdeka.com
Direktur Lantas Polda Sumut, Kombes Pol Wibowo.

17MERDEKA, MEDAN - Lalulintas di kota Medan dinilai unik, karena ada sistem nyicil yang dibuat oleh pengendara sepeda motor di kota terbesar ketiga di Indonesia.

Paling tidak itulah pandangan Direktur Lantas Polda Sumut, Kombes Pol Wibowo saat pertemuan dengan wartawan di kota Medan, Rabu (24/6/2020).

Dia mengaku sudah mengetahui di Kota Medan itu, ada sistem nyicil di jalanan yang memang sengaja dibuat oleh para pengendara, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

"Sistem nyicil itu, saat lampu merah, ada saja motor ataupun mobil yang melanggar lampu merah saat dilihatnya jalanan kosong. Ini, sudah lama saya tahu, karena saya juga bisa dibilang orang Medan," katanya.

Begitupun, gerakan perdana yang akan lakukan sebagai orang nomor satu di Ditlantas Polda Sumut akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengubah mindset para pengendara agar lalulintas di Sumut, khususnya kota Medan bisa semakin baik lagi.

"Kita juga akan melirik jalur tikus di daerah wisata yang apabila acap kali terjadi kemacetan saat weekend tiba," ujarnya.

Apalagi, sekarang ada tatanan new normal, maka anak sekolah yang memang belajar dari virtual dan para pekerja yang work from home, pasti sudah merasa jenuh dan lebih memilih untuk pergi berlibur ke tempat wisata seperti Berastagi dan Danau Toba.

"Kita akan fokuskan melakukan pengaturan di jalur wisata. Karena kemungkinan besar yang terjadi kepadatan volume kendaraan di jalur wisata," katanya.

Karena, sebutnya, dimana pun berada yang namanya lalulintas, pertumbuhan kendaraan tidak sebanding dengan perkembangan ruas jalan.

"Itu makanya kita akan kerja ekstra untuk meminimalisir kemacetan di wilayah hukum kita," ujarnya.

Dia juga menyatakan dalam waktu dekat selain meningkatkan kedisiplinan masyarakat untuk lebih tinggi terhadap lalulintas, pihaknya juga akan mengantisipasi penurunan tingkat kecelakaan.

"Kita juga fokus pembenahan di dalam dan apapun ceritanya, lalulintas tetap yang utama. Kita tetap akan tertibkan demi kelancaran berlalulintas," ungkapnya.

Pria dengan melatih tiga di pundaknya ini juga menyatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan melakukan sistem buka tutup untuk mengurai kepadatan volume kendaraan. 

"Bisa saja kita berhentikan kendaraan di mana lampu lalulintas menunjukkan warna hijau dan menjalankan pengendara yang sedang lampu merah kalau volume kendaraan di lampu merah sudah mengular. Intinya, bagaimana caranya agar masyarakat tetap bisa berjalan meskipun mengalami kepadatan," terangnya.

Intinya, dirinya akan melakukan apapun yang bisa membuat arus lalulintas di Sumut khususnya Kota Medan menjadi semakin baik. (17M.02)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini