Kemudian, lanjutnya, faktor alam, seperti hujan. Faktor kendaraan, di antaranya rem tidak berfungsi, k
emudi kurang baik, ban, as belakang, lampu depan, lampu belakang, penerangan kurang baik dan menyilaukan kendaraan lain. Kemudian faktor manusianya."Ditlantas Poldasu mengimbau kepada pemilik kendaraan terutama angkutan umum untuk tetap merawat dan
memeriksaan kondisi kendaraannya agar tetap laik jalan," tukas Agus.Sedangkan Kasubdit Gakkum AKBP Tulus Juswantoro menambahkan, dalam kasus lakalantas di jajaran
Polres yang paling banyak terjadi lakalantas di wilayah Polrestabes Medan mencapai 684 kecelakaan dengan korban tewas 133 orang, luka berat 355 orang, luka ringan 467 orang dan kerugian material Rp1.409.100.000."Kemudian Polres Labuhan Batu mencapai 139 kecelakaan dengan korban tewas 148 orang, luka berat 25
orang, luka ringan 125 orang dan kerugian material Rp432.600.000," terang Tulus.Selanjutnya, Polres Deli Serdang terjadi 258 lakalantas dengan korban tewas 73 orang, luka berat 8 o
rang, luka ringan 130 orang dan kerugian material Rp120.950.000. Polres Tebing Tinggi terjadi 166 lakalantas dengan korban tewas 33 orang, luka berat 11 orang, luka ringan 278 orang dan kerugian material Rp308.300.000.Polres Langkat terjadi 176 lakalantas dengan korban tewas 77 orang, luka berat 4 orang, luka ringan
248 orang dan kerugian material Rp686.325.000. Polres Binjai terjadi 92 laka lantas dengan korban tewas 37 orang, luka berat 18 orang, luka ringan 84 orang dan kerugian material Rp145.900.000.Polres Tanah Karo terjadi 113 lakalantas dengan korban tewas 38 orang, luka berat 9 orang, luka r
ingan 158 orang dan kerugian material Rp479.800.000.
Polres Simalungun terjadi 182 lakalantas dengan korban tewas 68 orang, luka berat 32 orang, luka ringan 195 orang dan kerugian material Rp619.600.000. (17M.05)