Rabu, 22 Juli 2026 WIB

'Komandan Rendak' Polda Sumut di Balik Pengungkapan Sindikat Jaringan Internasional

Administrator Administrator
'Komandan Rendak' Polda Sumut di Balik Pengungkapan Sindikat Jaringan Internasional
17merdeka.com
Sepak terjang Kanit 2/Subdit 2 Dit Reserse Narkoba Polda Sumut, Kompol Hady Siagian dalam mengungkap sejumlah kasus narkoba

17MERDEKA, MEDAN - Pengungkapan sejumlah kasus narkoba jaringan internasional di Polda Sumut mendapat atensi positif dari semua lapisan masyarakat.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari sepak terjang Kanit 2 Subdit 2 Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumut, Kompol Hady Siagian SIK.

Atas keberhasilannya itu, Kompol Hady sempat menjadi perbincangan warganet karena videonya viral di media sosial saat mengungkap kasus narkoba dalam jumlah besar di berbagai tempat kejadian perkara (TKP) mulai dari Pulau Sumatera hingga Jawa.

Pria keturunan darah Batak yang akrab disapa Komandan Rendak oleh anggota personel Direktorat Narkoba Polda Sumut itu merupakan lulusan Akpol 2005 yang berdinas di bidang Reserse. 

Mantan Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu tersebut sudah menjabat lebih kurang 3 tahun menjadi Kanit 2 Subdit 2 Direktorat Polda Sumut dengan sejumlah prestasi yang membanggakan. 

Selama menjabat, Kompol Hady Siagian, SIK sering berhasil mengungkap jaringan narkoba Internasional yang coba-coba masuk ke wilayah hukum Polda Sumut. Belakangan, Komandan Rendak tersebut menggagalkan peredaran sabu dalam jumlah 23 Kg, yang dikembangkan sampai ke Jakarta sehingga berhasil kembali mengungkap total 100 Kg sabu dan 25.000 pil ekstasi.

Tapi, Komandan Rendak mengungkap kasus narkoba bukanlah semata-mata karena dirinya sendiri. 

"Ini keberhasilan Unit 2 Subdit 2 dan seluruh Direktorat Narkoba Polda Sumut," imbuh Kompol Hady Siagian kepada wartawan melalui telepon seluler, Selasa (10/11/2020).

Dikatakannya, pihaknya tidak main-main dalam penanganan narkoba. Bukan hanya kurir, bos-bos besar narkoba juga ditangkap dan dipenjarakan. 

"Saya selalu berpesan di dalam memberikan arahan kepada rekan-rekan  sebelum melaksanakan tugas, jangan takut, kalau melawan langsung beri tindakkan tegas terukur karena itu adalah perintah Pimpinan Polri. Lebih baik kita memberikan efek takut kepada seluruh kurir ataupun mafia narkoba di Sumut dari pada kita yang ditakut-takutin mereka," tukasnya.

Keberhasilan mengungkap narkoba, lanjutnya, tidak terlepas dari petunjuk dan arahan pimpinannya. 

"Kebetulan selama saya menjadi Kanit 2 Subdit 2 Narkoba Polda, selalu dipimpin oleh pemimpin yang seperti 'Macan'. Ada pribahasa ketika 10 domba dipimpin oleh 1 Macan maka 10 domba tersebut macan juga. Kebetulan seluruh pimpinan Polri di Polda Sumut juga menjadi macan. Begitulah kira-kira," imbuhnya.

Dari wawancara awak media dengan Komandan Rendak tersebut, Kompol Hady Siagian yang tidak mau dipanggil Komandan tetapi lebih suka dipanggil Lae Siagian, berpesan kepada seluruh masyarakat jauhi Narkoba dan jangan takut untuk melaporkan kepada Kepolisian jika mengetahui ada peredaran Narkoba di sekitar lingkungannya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini