Sumpahin Orang Tua Konsumen Mati

FIF Diminta Pecat Oknum Debt Collector Berlaku Kasar

Administrator Administrator
FIF Diminta Pecat Oknum Debt Collector Berlaku Kasar
17merdeka.com
SH, orang tua konsumen FIF yang diperlakukan kasar oleh debt collector di perusahaan leasing tersebut.

17MERDEKA, MEDAN - Hal tidak menyenangkan dialami, SH (53) warga Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Selayang. Dimana, dirinya baru saja dicaci maki serta disumpah serapah agar cepat mati oleh salah seorang oknum debt collector yang mengaku dari leasing Federal Indonesia Finance (FIF), Rabu (8/9/2021) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Diceritakan SH, jika pada saat itu salah seorang oknum debt collector dari leasing FIF yang bernama Bintang datang ke rumah nya untuk menagih angsuran sepeda motor milik anaknya. Namun, karena merasa sudah membayar angsuran yang ditagih, ia pun mengatakan kepada pria tersebut jika angsurannya itu telah dibayar sembari menunjukan surat bukti pembayaran.

Bukannya pergi setelah mendapat penjelasan, oknum debt collector ini malah mencaci maki SH dengan kata-kata kasar.

Tidak sampai di situ saja, pria itu pun juga turut menyumpahi SH untuk agar cepat mati dan mengancam untuk menarik sepeda motor milik anaknya itu. Perkataan pria didengar dan disaksikan oleh para tetangga sekitar.

"Itu angsuran sudah dibayar, saya pun yang bayarkan pada 7 September kemarin karena anak saya kerja, dititipkan uang itu sama anak saya untuk bayar angsurannya. Tapi, tadi dia datang minta uang angsuran lagi dan bilang kalau anak saya ada nunggak selama 5 bulan sembari ngancam mau narik kereta. Langsung lah saya tunjukan bukti pembayarannya dan dia gak terima," jelas SH.

Kembali diceritakan SH, pria itu malah mencaci makinya dengan kata-kata kasar seperti "orang tua gak punya otak".

"Kemudian disumpahinnya lagi saya supaya besok mati, katanya. Habis dengar itu dari mulutnya, langsung nangis saya," ujar SH sembari meneteskan air mata.

Akibat kejadian tidak menyenagkan tersebut, SH berharap pihak FIF dapat menindak tegas oknum karyawannya yang sama sekali tidak memiliki sopan santun kepada konsumen.

"Apakah sikap yang dilakukan oleh oknum debt collector tersebut merupakan tindakan yang dibenarkan oleh FIF dalam melayani konsumen.

"Saya berharap oknum tersebut dapat segera dipecat agar tidak membuat citra FIF yang selama ini baik di mata konsumennya," tegas SH mengakhiri. (17M.05)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini