Menurut informasi, kecelakaan maut itu terjadi saat sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi BK 2216 dikemudikan Karsono (37), warga Pasar V, Desa Patumbak, Kecamatan Patumbak melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju Patumbak. Dia membonceng dua anaknya, Ajril dan Bayu.
Namun, ketika melintas di Jalan Pertahanan Patumbak, Pasar II, Patumbak, sebelum (Polsek Patumbak Baru), tiba-tiba sebuah mobil L 300 BK 9055 DV datang dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi langsung menabrak sepeda motor korban.
Benturan keras itu membuat Karsono dan kedua putranya terpental. Ajril diduga membentur keras kaca mobil L 300 tersebut hingga membuatnya tewas di lokasi kejadian dengan kondisi kepala pecah.
Menurut tokoh masyarakat Patumbak, Saptono, motor Yamaha Mio tersebut ditumpangi tiga orang pria, satu dewasa dan satu bocah serta seorang remaja. Satu orang tewas, sedangkan dua lainnya kritis karena mengalami luka berat.
"Informasi terakhir, Karsono orang tua korban mengalami luka di bagian kaki dan terpaksa diamputasi. Sedangkan satu anaknya lagi, Bayu (korban-red) mengalami geger otak dan sampai sekarang masih koma. Mereka dirawat di RS Estomihi Medan," sebut Saptono kepada wartawan, Selasa (28/8).
Kanit Lantas Polsek Patumbak AKP SR Sihite ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
"Ya benar, satu korban tewas. Sedangkan yang lainnya mengalami luka berat, satu di antaranya pengemudi mobil," terangnya. (17M.02)