Senin, 27 Juli 2026 WIB

Nenek 51 Tahun Nyaris Tewas Terpanggang

Administrator Administrator
Nenek 51 Tahun Nyaris Tewas Terpanggang
17merdeka
Kondisi tempat usaha menjahit ludes terbakar di Patumbak, Deli Serdang, Selasa (3/4).

17MERDEKA, MEDAN - Seorang nenek berusia 51 tahun, nyaris tewas terpanggang ketika si jago merah melumat sebuah tempat usaha menjahit di Jalan Balai Desa No 43 Pasar XI, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (3/4) pagi.

Beruntung, nyawa  warga Jalan Pertahanan Ujung-Talun Kenas, Gang Sempurna B Pasar VII, Desa Lantasan Baru Kecamatan Patumbak, Deli Serdang itu berhasil diselamatkan warga yang bereaksi cepat, meski korban sempat dijilat api hingga menderita luka bakar.

Diduga, insiden yang terjadi  itu disebabkan oleh bensin yang tersulut hingga menjilati tempat korban bekerja tersebut.

"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun satu orang pekerja yang sedang menjahit mengalami luka bakar di kedua kakinya," ujar Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ainul Yaqin kepada wartawan, Selasa (3/4). 

Peristiwa bermula ketika korban dan beberapa pekerja lainnya sedang menjahit di Tempat Kejadiaan Perkara (TKP). Saat itu, anak pemilik rumah merangkap tempat usaha tersebut, Yogi Setiwan (21) datang membawa satu jerigen bensin.

 

Yogi kemudian mengambil ember dan meletakkan jerigen bensin itu di belakang para pekerja yang sedang menggunakan mesin jahit dinamo. 

Tak lama berselang, Yogi kembali dan langsung menuangkan bensin ke dalam ember yang dibawanya. Tapi, limpahan bahan bakar minyak (BBM) di dalam ember tersebut tiba-tiba terbakar.

Api dengan cepat membesar dan menjilati dinding rumah. Para pekerja yang mengetahui adanya api, seketika panik dan berhamburan keluar rumah. Naas, api yang kian membesar membuat Rubini terjebak di dalam. 

Melihat Rubini masih di dalam, teman-temannya histeris hingga mengundang perhatian warga sekitar.Dibatu warga, Rubini berhasil diselamatkan.

Aksi penyelamatan itu berlangsung dramatis, sebekum akhirnya Rubini berhasil keluar dengan kondisi kedua kakinya melepuh karena terbakar. 

 

"Tak lama, empat armada pemadan kebakaran tiba di lokasi. Meski isi rumah tidak semuanya ludes, namun beberapa peralatan menjahit terbakar. Kerugian ditaksir mencapai 50 juta rupiah," sebut Yaqin.

Dugaan sementara, api disebabkan oleh BBM jenis bensin. Namun, penyelidikan masih dilakukan.

"Namun untuk kepastiaanya, kita akan lakukan penyelidikan mendalam. Kita juga telah berkoordinasi dengan Tim Latfor Polda Sumut," pungkasnya. (17M.02) 

 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini