Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Kebakaran Kapal Tanker Telan 7 Jiwa, 2 Jenazah Sudah Dikenali

Administrator Administrator
Kebakaran Kapal Tanker Telan 7 Jiwa, 2 Jenazah Sudah Dikenali
17merdeka.com
Jenazah korban kebakaran kapal tengker Jagleela saat dievakuasi di Rumah Sakit Bhayangkara, Selasa (12/5/2020).

17MERDEKA, MEDAN - Jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran kapal tengker MT Jagleela di Galangan milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan, sudah 7 orang, 5 diantaranya belum dikenali.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, sampai hari ini jumlah korban yang meninggal mencapai 7 orang. 

"Yang kita tangani atau yang sudah di Rumah Sakit Bhayangkara sebanyak 7 jenazah," kata Nainggolan, Selasa (12/5/2020).

Kata dia, 7 jenazah yang sudah di rumah sakit milik Polri itu, 5 diantaranya tidak bisa dikenali karena sudah keadaan gosong. 

"Ya kabarnya sudah 2 jenazah dikenali, sementara yang 5 lagi belum, karena kondisi tubuhnya sudah gosong semua," terangnya.

Masih Nainggolan, sampai hari ini pihak Rumah Sakit Bhayangkara masih melakukan penyelidikan terhadap seluruh jenazah korban kebakaran kapal tenker itu. 

"Penyelidikan dengan cara memakai alat post martem dan ante mortem," ucapnya.

Dia menjelaskan, post mortem merupakan data yang ditemukan dari jenazah. 

"Sedangkan ante mortem data semasa almarhum hidup yang diberikan dari keluarga korban, teman ataupun dokter berupa gigi, DNA dan rambut," ucapnya.

Nainggolan menyebutkan, sampai saat ini sudah 6 keluarga yang melapor kepada pihak kepolisian.

"Masih 6 keluarga yang melapor," terang dia.

Untuk itu, dia berharap agar keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga segera mendatangi kepolisian. "Kita masih menunggu keluarga untuk membuat laporan," ucapnya.

Dia mengatakan kalau, 22 korban lula-luka akibat kebakaran itu dirawat di rumah sakit di Kawasan Belawan. "Kita (RS Bhayangkara) hanya menangani yang meninggal karena kita ada tim forensik," sebut dia.

Pihak kepolisian masih bekerja melakukan penyelidikan untuk mencari tahu pasti penyebab kebakaran. "Masih lidik," terang dia.

Sementara, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Utara berhasil mengidentifikasi dua dari tujuh korban meninggal dunia, yang dievakuasi dari kapal Tanker Jagleela.

Dua korban merupakan kakak beradik masing - masing bernama Bahtiar Siregar (28) dan M Nurkasim Siregar (35). Keduanya juga telah diserahkan kepada pihak keluarga di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Selasa (12/5) siang. 

Sepupu korban, Ahmad Rianda mengatakan, kedua korban bisa dikenali melalui ciri - ciri gigi dan juga pakaian yang dikenakan korban saat peristiwa kebakaran. 

"Yang ditanya ciri ciri korban dari gigi. Kemudian dari celana korban mengenakan celana kolor bola," ucap warga Gang Rantang Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. 

Dikatakan Rianda, keduanya merupakan pekerja kontraktor yang berprofesi sebagai tukang las kapal Japleela yang masih dalam proses perbaikan. Korban Nurkasim sendiri sudah bekerja selama 9 tahun. 

"Kalau kakaknya sudah 9 tahun bekerja sebagai tukang las. Kalau adiknya saya kurang tahu," katanya.

Usai diserahkan kepada pihak keluarga, jenazah korban rencana langsung dimakamkan hari Selasa (12/5/2020). Sementara satu anggota keluarga mereka yang selamat Dahrul Daim Siregar (30) sekarang dirawat di Rumah Sakit Pelindo Citra Husada Belawan. 

Maka, sampai saat ini masih ada lima korban lagi yang belum teridentifikasi. Saat ini, masih berlangsung proses autopsi oleh tim dokter RS Bhayangkara Medan.

Seperti diketahui, Kapal tengker MT Jagleela di Galangan milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan, kebakaran, Senin (11/5/2020). Akibat kejadian ini, sejumlah pekerja kapal mengalami luka-luka bahkan ada yang meninggal dunia. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini