Senin, 27 Juli 2026 WIB

Kapolsek Delitua Diduga Aniaya Personel Piket Mapolrestabes Medan

Administrator Administrator
Kapolsek Delitua Diduga Aniaya Personel Piket Mapolrestabes Medan
Internet


17MERDEKA, MEDAN - Kapolsek Delitua Kompol Bernard L Malau bertindak arogan karena disebut-sebut melakukan penganiayaan terhadap seorang personel piket di Mapolrestabes Medan pada Jumat (6/7/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penganiayaan dan intimidasi itu terjadi terhadap Bripda AP yang saat dari Satuan Sabhara Polrestabes Medan yang saat itu tengah menjaga gerbang. 

Awalnya saat itu, Bripda AP tengah bertugas menjaga gerbang, sedangkan rekannya Bripka SAL bertugas untuk menarik tali portal jika ada tamu yang masuk. Saat itu tengah dilakukan apel personil di halaman Polrestabes Medan.

Keduanya memastikan agar setiap kendaraan terutama mobil yang masuk ke Mapolrestabes Medan harus terlebih dahulu membuka kaca.  Lantas pada saat itu, satu unit mobil Avanza Silver dengan nomor polisi BB 813 F yang dikemudikan oleh Kompol BL Malau mencoba masuk namun tidak membuka kaca pintu samping mobil. Petugas pun tidak mengangkat portal tersebut.

Merasa jalannya dihalangi, Kompol BL Malau yang bertugas sebagai Kapolsek Medan Timur itu pun turun dari mobilnya dan mendatangi piket penjaga. Kapolsek Delitua itu memanggil Bripda AP dengan mengacungkan jari tengah. Kemudian dia membawa Bripda AP ke depan Kantor Reskrim. Ternyata benar disana memang tengah ada apel personil. 

Namun entah apa sebabnya Kapolsek langsung memukul dada dan mencekek leher Bripda AP. Sedangkan Bripda AP tidak melawan lantaran mengetahui dihadapannya adalah seorang perwira polisi. Usai kejadian itu BL Malau meninggalkan korban dan masuk ke gedung utama Polrestabes Medan.

Kompol BL Malau yang dikonfirmasi pada Jumat sore tidak menampik peristiwa ini. Namun dia membantah jika hal itu dikatakan penganiayaan. 

"Kalau saya bilang gak ada itu munafik. tapi kalo dikatakan penganiayaan, bukan. Kesalahan saya hanya karena memang pegang mulutnya (Bripda AP)," sebutnya.

Malau juga mengatakan tidak menurunkan kaca mobil lantaran saat itu kacanya sedang rusak. 

"Bukan karena sombong saya tidak turunkan kaca. Tapi sedang rusak, kalau saya turunkan susah naiknya ini kan musim hujan. Lagian pintu saya buka," terangnya.

Malau juga mengaku tak lama usai kejadian langsung meminta maaf. Permintaah maaf itu disampaikan ke pimpinan Bripda AS di Satuan Sabhara Polrestabes Medan.

"Yah kalo dikatakan bermasalah saya tidak tau, tapi saya sudah minta maaf ke Kasat nya. Saya bilang bang saya minta maaf. Gak usahlah dibesarkan lagi," ucapnya.

Terpisah,  Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol M Arifin mengaku sudah mengetahui insiden ini. Namun menurutntya kasus ini tidak dilaporkan ke Propam. 

"Sudah berdamai. Tadi pak Waka (Polrestabes Medan) yang memediasi. Dia pun (Kapolsek) sudah minta maaf,"ucapnya singkat. (17M.05/mtc) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini