Selasa, 28 Juli 2026 WIB

Kapoldasu Akan Paparkan Kronologis Pembunuhan yang Dilakukan Kompol Fahrizal

Administrator Administrator
Kapoldasu Akan Paparkan Kronologis Pembunuhan yang Dilakukan Kompol Fahrizal
17merdeka
korban saat bersimbah darah di tkp

17MERDEKA, MEDAN - Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw dikabarkan akan memaparkan kasus penembakan hingga terbunuhnya adik ipar di tangan oknum Polri yang terjadi di Jalan Tirto Sari, Gang Keluarga, Kelurahan Medan Tembung, Rabu (4/4/2018) malam. 

"Kita masih menunggu Kapolda yang sedang dalam penerbangan dari Jakarta ke Medan," kata salah seorang personel Polda Sumut, Kamis (5/4/2018) siang.

Kasus pembunuhan ini diketahui pada Rabu malam. Korban adalah Jumingan (33), tewas bersimbah darah setelah peluru yang ditembakkan abang ipar menembus tubuhnya. Dia meregang nyawa seketika di lantai rumahnya, di Jalan Tirto Sari, Gang Keluarga, Kelurahan Medan Tembung, Rabu (4/4/2018) malam.

Berdasarkan laporan yang diterima di Mapolrestabes Medan, tersangka adalah oknum polisi bernama Kompol Fahrizal, yang bertugas sebagai Wakapolres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Belum diketahui secara pasti motif dari peristiwa ini terjadi. Polisi masih melakukan pengembangan kasusnya.

Namun, kronologis kejadian yang berhasil dihimpun dari keterangan saksi-saksi menyebutkan, sekira pukul 19.30 wib, Fahrizal dan istrinya datang ke rumah korban untuk menjenguk ibu mereka yang baru sembuh dari sakit. Semula tidak ada pemicu peristiwa berdarah ini terjadi.

Bahkan tersangka yang didampingi istri dan keluarga lainnya, asik mengobrol di sofa ruang tamu. Fahrizal juga sempat memijit ibu mertuanya tersebut.

Insiden terjadi ketika tersangka mengeluarkan senjata api dan menodongkan ke ibu mertuanya. Langsung saja suasana jadi gaduh. Jumingan melihat ini mencoba menenangkan abang iparnya.

“Jangan, bang…” pinta Jumingan kepada Fahrizal.

Fahrizal berbalik arah sembari mengarahkan senjata ke korban. Tak disangka, senjata meletus dan mengenai dirnya. Jumingan tewas bersimbah darah di lantai rumah, dekat sofa di mana mereka duduk sebelumnya.

Tersangka sempat bersembunyi di kamar dan mengunci diri. Namun tak berapa lama, tersangka memanggil istri dan menyerahkan diri ke Mapolresta Medan.

Polisi yang telah melakukan identifikasi, belum dapat menyimpulkan dan memberi keterangan resmi mengenai kejadian terebut. Sementara jasad korban saat ini dibawa ke Rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. (17M.05) 


Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini