Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Bus Sentosa Masuk Jurang di Tobasa, 6 Tewas, 20 Luka

Administrator Administrator
Bus Sentosa Masuk Jurang di Tobasa, 6 Tewas, 20 Luka
Int
Ilustrasi

17MERDEKA, MEDAN - Sebuah Bus PT Sentosa (plat belum diketahui) terperosok ke jurang sedalam 70 meter di Desa Lumban Rau Tengah, di antara Kecamatan Habinsaran dan Kecamatan Nassau Km 24 – 25, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sabtu (18/8) pukul 07.15 WIB.


Akibatnya, enam orang meninggal dunia dalam peristiwa naas tersebut, sedangkan 14 lainnya mengalami luka-luka.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tobasa, Herbet Pasaribu menyampaikan, jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi hingga kemarin, berjumlah 20 orang dan terdapat enam meninggal dunia.


"Sejauh ini, jumlah korban yang berhasil dievakuasi ada sebanyak 20 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 6 orang meninggal dunia dan 14 orang luka-luka," katanya, Minggu (19/8).


Tetapi, sambung Herbet, berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga korban, masih terdapat sebanyak 9 orang korban lagi yang belum ditemukan.


"Jumlah pasti keseluruhan korban masih belum bisa kita ketahui. Karena saat ini, evakuasi masih terus dilakukan," pungkasnya.


Sementara, Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoli menyampaikan, identitas ke 6 korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut masing-masing bernama, Petrus Maruli Tua Sinurat (50), Lamria Sitompul (54), Damaris Hutapea (55), Menti Sitohang, Romida Br Simorangkir (59), dan Rita Sitorus (50).


Sedangkan identitas 14 korban luka, masing-masing Deliaman Sipahutar (50), Joni Ujung (45), Andrianus Sitorus (7), Tioman Sipahutar (49), Adi Saputra (15), Merlita Sari Sitorus (7), Jordan  Ujung (11), Welly Sitorus (10), Ayu Siitorus (16) Jeli Susanti, Widia Sitorus (10), Tiambun Pasaribu (47), Rianto Sitorus (45) dan Ayu Sitorus (16).


Adapun para korban, baik yang hidup dan meninggal dunia saat ini tersebar di UPT Puskesmas Pasoburan, Puskesmas Nassau, RS HKBP Balige, serta RSU Porsea.


"Data tersebut sudah valid, namun jumlah penumpang yang sebenarnya belum dapat dipublikasikan, karena keluarga korban melaporkan masih ada keluarga yang hilang," ujarnya. 


Terpisah, Pelaksana Harian (Lakhar) Kabid Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, kasus kecelakaan ini telah ditangani Polres Tobasa/Polsek Habinsaran dengan No LP: 0209/  /VIII/2018/Lantas.


Kata dia, peristiwa ini terjadi ketika mobil bus yang berada di tikungan berjalan terlalu ke kiri, sehingga selanjutnya terjatuh ke jurang (sungai).  


Sedangkan untuk cuaca, saat kecelakaan terjadi, sebut Nainggolan sedang dalam keadaan cerah dan terang. Begitupun untuk kondisi jalan dalam posisi turunan serta diikuti banyak tikungan tajam. Namun, di lokasi tidak ditemukan rambu atau gadrel pengaman untuk jurang.


"Untuk sementara kendaraan masih berada di dalam jurang dan sedang dilakukan evakuasi," tandasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini