Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Aktivis Lingkungan Tewas Laka Lantas, Walhi Menilai Banyak Kejanggalan

Administrator Administrator
Aktivis Lingkungan Tewas Laka Lantas, Walhi Menilai Banyak Kejanggalan
Int
Ilustrasi

17MERDEKA, MEDAN - Setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, aktivis lingkungan hidup, yang juga merupakan advokat Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara (Sumut), Golfrid Siregar menghembuskan nafas terakhirnya, Minggu (6/10) sekitar pukul 15.30 WIB.

Sebelumnya, Golfrid ditemukan tak sadarkan diri oleh penarik becak yang kebetulan melintas di Fly Over Jamin Ginting, pada Kamis (3/10) sekitar pukul 01.00 WIB. Kemudian Golfrid dibawa ke RSUP Haji Adam Malik untuk mendapatkan pertolongan. 

Direktur Walhi Sumut, Dana Prima Tarigan mengatakan, pihak kepolisian menyebutkan Golfrid menjadi korban kecelakaan tabrakan lalulintas. Namun, kata Dana, pihaknya menilai banyak kejanggalan dari peristiwa yang menimpa almarhum Golfrid ini, sebab kepala korban mengalami luka serius seperti dipukul keras dengan senjata tumpul.

"Selain bagian kepala, bagian tubuhnya tidak mengalami luka yang berarti. Sementara itu barang-barang korban seperti tas, laptop, dompet dan cincin juga raib," ungkapnya kepada wartawan. 

Dana menjelaskan, fakta-fakta ini menunjukkan Golfrid tidak hanya menjadi korban kecelakaan lalulintas biasa, melainkan ada indikasi menjadi korban kekerasan oleh oknum dengan motivasi tertentu.

"Berkendara di malam hari menjadi sangat berbahaya. Korban mengalami kekerasan hingga nyawanya terenggut. Hal ini menunjukkan Kota Medan menjadi semakin tidak aman," sebutnya.

Dana menerangkan, Golfrid adalah seorang advokat yang gigih memperjuangkan keadilan bagi rakyat dan lingkungan hidup semasa hidupnya. Meninggal dunianya beliau merupakan kehilangan besar dan duka mendalam bagi keluarga besar Walhi Sumut.

"Dengan ini Walhi Sumut mendesak Kepolisian untuk segera mengusut tuntas penyebab kejadian yang menimpa Golfrid untuk memberikan keadilan kepadanya dan keluarga yang ditinggalkan," tegasnya.

Karena, sambung Dana, jika polisi serius, maka tidak akan sulit untuk mengungkapnya. Dia meminta pihak kepolisian untuk dapat segera mengungkap penyebab kejadian yang membuat Golfrid sampai meninggal dunia ini.

"Hal ini mengingat kejanggalan yang secara kasat mata terlihat, dari luka-luka yang dialami almarhum," pungkasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini