Minggu, 19 April 2026 WIB

Pengerjaan Paching Di Jalan Jawa Kecamatan Medan Helvetia Diduga Asal Jadi.

Administrator Administrator
Pengerjaan Paching  Di Jalan Jawa Kecamatan Medan Helvetia  Diduga Asal Jadi.

17MERDEKA ||Pengerjaan aspal Paching yang berlangsung di sejumlah jalan Helvetia di duga asal jadi mutu dan kwalitas nya di ragukan

Selain waktu pengerjaan berlangsung di malam hari hingga rentan rusak, dan jelek kualitas pekerjaan juga turut dipertanyakan.

Seperti yang di kerjakan oleh dinas SDA BMBK Kota Medan Pengerjaan Patching Pemeliharaan jalan yang berlokasi di Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan dinilai asal jadi, karena pengerjaan Patching Aspal dilakukan tidak berkualitas.

Hal itu terpantau Awak media dilokasi, aspal yang sudah dilobangi tidak merata di aspal hasilnya asal jadi tambal sulam menggenangi lobang tersebut, padahal Pengaspalan yang dilakukan dalam kondisi jalan yang masih dalam keadaan basah akan sangat berpengaruh pada konstruksi dan kualitasnya, hasil pengaspalan tidak akan bisa maksimal karena tidak sesuai dengan spek nya , Jumat ( 04- 04- 2025 )

Proyek pengaspalan Paching di Jalan Jawa Kota Medan Dinilai Asal Jadi pengerjaan nya

Akibatnya penambalan aspal akan mudah terkelupas dan pecah dalam waktu dekat, atau paling tidak setelah dilewati kendaraan bermuatan berat akan kembali rusak. pemeliharaan Patching jalan dalam keadaan basah ini terjadi di ruas jalan Kecamatan Medan Helvetia di jalan Jawa .

Kurangnya pengawasan dari pihak Kordinator lapangan sehingga penambalan pengaspalan jalan basah

masih tetap di lakukan hingga ke titik pemeliharaan lainnya.

Investigasi media di lapangan mencoba konfirmasi kepada warga sekitar, yang tak jauh tinggal di sekitar di sisi ruas jalan tersebut menuturkan, “Dari dulu seperti ini kami lihat tapi gak bertahan lama sudah cepat rusak ini perlu juga di tinjau ahlinya agar tidak ada permainan proyek bila terbukti langsung di proses, dan yang harus dipertanyakan itu kenapa dikerjakan saat tertentu saja,Padahal Dinas Pekerjaan SDA BMBK Kota Medan Umum pasti tahu kalau musuh utama aspal itu air”, ungkap nya.

Warga berharap kedepannya agar pemeliharaan jalan ini dikerjakan sebetulnya-betulya jangan menyia-nyiakan uang rakyat dan kepada pihak terkait segera meninjau Proyek Paching ini agar terciptanya Sumatera Utara bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme, perlu di ingat agar tidak melakukan Pengaspalan/ penambalan tidak asal jadi saja .

Diminta Inspektorat dan APH turun ke lapangan untuk menginvestigasi pengerjaan pengaspalan Paching yang memakai uang rakyat .(17M/20)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini