DPRD Medan Pastikan KUR Mikro Tanpa Agunan

Administrator Administrator
DPRD Medan Pastikan KUR Mikro Tanpa Agunan

17MERDEKA, MEDAN -Komisi III DPRD Kota Medan di pimpin Ketua Komisi, Afif Abdillah, bersama sejumlah anggota, Selasa (21/6/2022) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Aksara di Jalan Mesjid, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan.

Setibanya di lokasi, para legislator menenangkan para pedagang yang melakukan demo terkait adanya pengutipan kontribusi.

Afif Abdillah mengatakan, pihaknya sudah mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dangan PUD Pasar dan Perbankan (Bank Mandiri, Sumut dan BRI) minggu depan.

“Kita akan meminta kepada PUD Pasar Medan agar meninjau ulang biaya kontribusi yang telah di tetapkan. Kontribusi memang tetap harus ada, karena untuk biaya operasional pasar. Hanya saja besarannya harus di sesuaikan dengan pedagang,” ucap Afif.

Afif mengatakan, pihaknya juga sudah memberi solusi dengan memfasilitasi para pedagang untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro tanpa angunan.

“Kita pastikan KUR Mikro tanpa agunan. Sesuai peraturan Kementerian Koperasi, KUR di bawah 20 juta memang tanpa agunan. Makanya, tadi saya pertanyakan jenis kredit pedagang ini apa,” tegas politisi NasDem itu.

Menurut Afif, memang sudah kewajiban Bank menyalurkan KUR Mikro kepada masyarakat. Sebab, dana KUR Mikro memang diberi pemerintah.

“Saya anjurkan semua pedagang untuk terlebih dahulu mendaftar ke Bank Mandiri. Tak usah membayar dulu, nanti Bank Mandiri mengeluarkan surat bahwa pengajuan pedagang sedang diproses. Lalu surat dari Bank tersebut dibawa ke PUD Pasar agar pedagang bisa ikut serta pengundian nomor kios,” jelasnya.

Selain itu, Afif, juga meminta para pedagang untuk mendaftarkan usahanya ke Dinas Koperasi dan UMKM agar mendapatkan dana KUR tersebut.

“Ada dua cara bagi pedagang agar bisa ikut pengundian nomor kios hari ini, skemanya ialah pinjaman. Nanti kita juga minta dana CSR (Corporate Social Responsibility). Bank Sumut ada CSR-nya. BRI ada, PTPN juga ada CSR-nya. Apakah nanti di pinjaman itu bisa dikurangi dari CSR itu, makanya ini nanti kita diskusikan lagi. Pastinya nanti akan saya panggil semua ini,” pungkasnya.

Senada dengan itu anggota Komisi III, Mulia Syahputra Nasution, meminta PUD Pasar Medan untuk membantu para pedagang dalam proses KUR Mikro di Bank.

“PUD Pasar Medan harus memfasilitasi. Kita juga meminta agar semua pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Aksara lama bisa ditampung di Pasar Aksara yang baru,” pesannya. (17m03)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini