Senin, 25 Mei 2026 WIB

Diduga 4 Siswi Di Bullyiing Teman Sekelas, Kepsek SMKN 4 Tebingtinggi Enggan Jawab Konfirmasi Wartawan.

Administrator Administrator
Diduga 4 Siswi Di Bullyiing Teman Sekelas, Kepsek  SMKN 4 Tebingtinggi Enggan Jawab Konfirmasi Wartawan.

17MERDEKA.COM|Pendidikan merupakan salah satu bentuk upaya seseorang untuk dapat mempelajari dan mengetahui berbagai ilmu pengetahuan,termasuk memahami mana yang baik dan tidak (etitude)

Pendidikan juga bisa menghindarkan orang dari yang namanya kebodohan, serta tidak terjebak kedalam kemiskinan yang hari ini kemungkinan banyak terjadi.

Namun jangan lupa,banyak juga hari ini kita lihat baik dari media sosial (medsos) maupun dari informasi yang lain nya,tidak sedikit terjadi perundungan atau bulliying,baik yang bersipat psikis maupun verbal yang dilakukan oleh oknum oknum baik yang masih dalam proses mengenyam pendidikan maupun yang sudah menyelesaikan pendidikan nya.

Hal hal seperti banyak kita sesali terjadi, contohnya di kota Tebingtinggi, Kasus perundungan atau bullying diduga terjadi,Kali ini korban nya sesama anak yang masih duduk di kelas 11 TKJ2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK ) Negri 4 yang ada diKota Tebingtinggi.

"Kejadian ini berawal pada tanggal 15 Agustus 2024.saat orang tua murid NS dan temannya MS,MI,DZ kelas 11 Tkj2 di SMKN 4 Kota Tebingtinggi mendatangi pihak sekolah terkait dugaan anaknya beserta temannya yang selalu mendapat ejekan,hinaan bahkan ancaman dari teman sekelasnya,namun sampai hari ini tidak mendapatkan kepastian penyelesaian yang menimpa anaknya dan juga temannya.

Setelah bertemu pihak sekolah dan merasa tidak puas,orang tua NS kemudian

mengadukankan permasalahan perundungan (bullying )yang diduga dialami anaknya dan teman nya tersebut ke kantor Pro Jurnalismedia Siber ( PJS ) Kota Tebingtinggi.

MD selaku orang tua murid menerangkan bahwa Anaknya setiap di suruh sekolah tidak mau karena alasan sering kali di bullying oleh teman - temannya di kelas.

Dan menurut pengakuan 3 orang siswi kelas 11 Tkj2 yang berinisial MI, MI, NS setiap didalam kelas selalu di katai" bedak tebal otak gak ada,buta tolol,muka di kerok pakai sendok dan di usir dari dalam kelas oleh teman sekelasnya.

Ns ketika di konfirmasi awak media mengaku bahwa sudah pernah mengadukan permasalahan nya dengan wali kelas nya..

" Kami berempat setiap masuk kelas selalu di ejek dan disakiti oleh teman sekelas, lalu kami mengadukan hal ini sama wali kelas namun jawaban wali kelas, kalau mau melapor harus ditulis di kertas selembar, karena kalau saya benci sama orang, maka lihat mukaknya saya tidak mau"ungkap nya.

Untuk mendapat sebuah perimbangan pemberitaan dan informasi lebih maka awak media kemudian mendatangi sekolah SMKN 4 untuk bertemu dengan kepala sekolah(kepsek)

Namu awak media tidak mendapati kepsek ada berada ditempat,dan hanya diterima oleh wakil kepala sekolah, (wakasek)

Saat ditanya wakil kepsek ini mengaku,bahwasan nya baru mengetahui adanya kejadian diduga perundungan (bulliying) yang dialami siswa disekolah nya.

"Saya tadi sudah menerima kedatangan orang tua siswa yang mengaku anak nya dibulliying,dan saya memang baru mengetahui persoalan ini yang kata nya sudah terjadi sejak masih dikelas 10"ujar nya kewartawan.

Saat kembali ditanya oleh awak media ini,terkait ada nya upaya wali kelas melakukan perdamaian yang dianggap diskriminatif karena tidak menghadirkan yang diduga melakukan bulliying,wakasek tersebut terlihat sedikit bingung untuk menjawab nya.

Merasa tidak mendapat jawaban yang kongkrit,awak media ini mencoba menghubungi kepala sekolah SMKN 4,namun sampai berita ini naik kemeja redaksi sang kepsek tidak mengangkat henpond nya,terkesan enggan untuk dikonfirmasi wartawan.( rill )

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini