"Rencana kerja yang telah disusun tersebut nantinya akan dimonitoring oleh team dari Dinas P3A Provinsi, sehingga dapat diukur ketercapain tujuan dan dampak dari adanya PATBM di desa kepada perlindungan anak" ujar Hafini yang didampingi Suryadi, panitia pelaksana pelatihan.
Dari pelatihan Fasilitator PATBM tersebut, perwakilan dari Kabupaten Labuhanbatu sebagai peserta yakni, Dari Dinas P3A Kabupaten Labuhanbatu Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Hj.Tuti Noprida Ritonga, S.Si. Apt. M.M, Sekretaris LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Labuhanbatu & Labuhanbatu Utara Muhammad Azhar Harahap ST, dan Ketua OI Labuhanbatu Vikki Abdillah,ST.
"Dari Kabupaten Labuhanbatu ada 2 orang peserta pelatihan Fasilitator PATBM dari aktifis. Satu orang dari LPA dan seorang lagi dari OI Labuhanbatu. Kami yang dilatih menjadi Fasilitator ini harus siap mengimplementasikan program Besar Berbasis Masyarakat. Semua ini tidak Luput dari dukungan Kepala daerah, Pemerintah dan Masyarakat desa/kelurahan. Karena nantinya yang menjadi Tim Relawan di Tingkat desa dan kelurahan adalah para aktifis, LM dan masyarakat setempat. Kami hanya sebagai fasilitator dalam menjembatani terbentuknya PATBM ( Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) ini di desa/kelurahan."ucap Hj.Tuti.
Sekretaris LPA Labuhanbatu Muhammad Azhar Harahap ST, usai penutupan Pelatihan Fasilitator PATBM mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian P3A RI dan Dinas P3A Provinsi Sumut yang telah menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator PATBM serta Pemkab Labuhanbatu yang memberikan kepercayaan kepada LPA untuk menjadi fasilitator di Kabupaten Labuhanbatu.
"Pertama-tama saya sangat berterima kasih kepada pihak Pemkab Labuhanbatu yang telah memberikan kesempatan kepada LPA untuk mengikuti Pelatihan Fasilitator PATBM dan terkhusus Dinas P3A Provinsi Sumut dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dengan fasilitator Misran Lubis dan Sulaiman Zuhdi Manik."ucapnya.
LPA Labuhanbatu, lanjut Azhar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPC KEWADI (Kesatuan Wartawan Demokrasi Indonesia) Labuhanbatu, saat ini masih terus melakukan pendampingan kepada korban dan keluarga. Selain itu, LPA telah membuka pos monitoring dan investigasi di 8 Desa.
"Di Labuhanbatu, kita (LPA) masih exist mendampingi para korban dan keluarga yang menyangkut masalah/kasus anak. Ketua LPA Labuhanbatu Oslan Amrizal Saragih juga telah membuka Posko di Desa-Desa," ungkap Alumni ITM (Institut Teknologi Medan) tersebut. (17M.10)