Minggu, 19 April 2026 WIB

Tata Danau Siombak, M.Nasir: Medan Rumah Kita, Mau Kemana?

Administrator Administrator
Tata Danau Siombak, M.Nasir: Medan Rumah Kita, Mau Kemana?
Internet

17MERDEKA, MEDAN - Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta untuk lebih serius melakukan penataan terhadap kawasan wisata Danau Siombak yang terletak di Keluarga Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan.

Hal ini disampaikan anggota DPRD Medan Muhammad Nasir, Senin (11/2) kepada kalangan wartawan.

"Kita berikan apresiasi atas langkah yang dilakukan pihak Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang begitu cepat dan tanggap menangani persoalan sampah di kawasan Danau Siombak setelah kita melihat secara langsung kondisinya," katanya.

Namun, dikatakan politisi PKS asal Medan Utara itu bahwa persoalan kawasan Danau Siombak tidak berhenti sampai di situ karena masih banyak persoalan yang belum tuntas.

"Kawasan Danau Siombak dengan luas kurang lebih 40 hektare masih perlu pembenahan secara serius. Seluruh stakeholder harus benar-benar bersinergi agar Danau Siombak menjadi tempat wisata yang menarik sehingga memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar," kata Nasir.

Dia mengatakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang perlu bersinergi membangun kawasan Danau Siombak tersebut yakni Dinas Pariwisata,Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi (BPPR), Dinas Koperasi dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

"Kita harapkan seluruh OPD Pemko Medan ini dapat bersinergi bagaimana membangun kawasan Danau Siombak yang lebih baik lagi.Karena kawasan Danau Siombak ini masuk sebagai destinasi wisata, tapi belum ada perhatian secara serius," katanya.

Sambung, Nasir bahwa selama ini kawasan Medan Utara masih luput dari perhatian serius Pemko Medan.

"Medan Utara merupakan wialayaj atau kawasan yang sangat kompleks.Mulai dari persoalan limbah,jalan sampai sampah pun luput diperhatikan.Jadi, bagaimana bisa membuat Danau Siombak lebih baik jika para OPD sendiri pun tak bisa bersinergi," tegas Nasir.

Sambung Nasir, dengan bersinergi seluruh OPD Pemko Medan tersebut akan membuat kawasan Danau Siombak menjadi kawasan yang terbaik.

"Danau Siombak itu selalu dibanggakan sebagai kawasan wisata air oleh pihak Dinas Pariwisata Kota Medan,tapi untuk menuju ke arah kawasan saja jalan rusak belum persoalan sampah yang baru-baru ini terjadi. Jika,seluruh bersinergi maka secara bertahap bisa tertata rapi dan menjadi objek wisata yang sebenarnya karena akan dilakukan pembenahan jalan, penataan kawasan.Hingga menata masyarakat sekitar melalui Dinas Koperasi karena akan bangkit usaha mikro sehingga masyarakat tidak tergantung usahanya kepada pemilik uang bunga ," papar Nasir.

Jika hal tersebut,kata Nasir tidak dilakukan pihaknya justru bertanya tentang slogan yang didengungkan oleh Walikota Medan " Medan Rumah Kita ".

"Medan Rumah Kita slogan yang selalu didengungkan kita pertanyakan mau kemana ini.Bagaimana mau diwujudkan jika seluruhnya hanya wacana saja karena untuk menata satu kawasan wisata saja belum mampu.Dan setiap orang yang datang ke Kota Medan ini juga bigung mau kemana karena objek wisata tidak ada.Tapi,kalau Danau Siombak itu ditata,maka wujud wisata sesungguhnya akan berjalan dan tercipta," tutup Nasir. (17M.03) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini