Sabtu, 18 April 2026 WIB

Tak Demokratis, Pemilihan Ketua LPM Kelurahan Tanah Baru Nyaris ricuh

Administrator Administrator
Tak Demokratis, Pemilihan Ketua LPM Kelurahan Tanah Baru Nyaris ricuh
17M

17MERDEKA, BOGOR - Disinyalir pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM ) Kelurahan Tanah Baru tak demokratis acara nyaris ricuh karena aksi walk out oleh salah satu calon dari incumben yaitu Raden Rowi Sobari dilakukan seusai menyampaikan sambutan atau visi serta misinya, kegiatan berlangsung di Lantai 2 Kantor Kelurahan Tanah Baru Jalan Pangeran Sogiri Kelurahan Tanah Baru Kecamatan Bogor Utara, (25/07)

Menurut Kang Rowi panggilan akrabnya, aksi walk aut ini dilakukan karena rasa kecewa dengan pelaksanaan pemilihan yang sarat dengan kepentingan serta dipolitisir dari awal pembentukan SC dan OC sejak bulan Juni yang lalu, dan sangat tertutup sekali dalam pelaksanaannya terkesan tidak ada unsur demokratis dalam pelaksanaannya.

"Saya merasa kecewa dan sangat tidak terima dengan pelaksanaan pemilihan ini, karena saya merasa masa jabatan saya seharusnya berakhir pada tanggal 28 Juli sekarang.Dan sejak awal pembentukan saya tidak pernah diajak bicara atau dilibatkan dalam hal apapun, apalagi ada pemberitahuan secara langsung kepada saya," ungkapnya.

Secara tidak langsung ini,menurut Rowi, hajat untuk masyarakat sangat jauh dari kenyataannya, karena semuanya sudah diatur secara rapih.Sepertinya semua yang hadir sebagai pemilih dan yang memiliki mandat dari panitia.

"Keterlibatan unsur Kelurahan terutama Lurah itu sendiri yang notabene sebagai pembina di wilayahnya dari sejak awal sudah sangat terlihat, seperti adanya undangan dua tokoh masyarakat yang sekaligus anggota DPRD Kota Bogor yaitu Oyok Sukardi dan Saeful Bahri, ini yang sangat tidak relevan dan bukan kewenangannya dalam mengundang," jelas Kang Rowi.

Diwaktu yang sama ketika awak media menjumpai Lurah Tanah Baru, Dede Sugandi, bahwa pemilihan LPM sekarang berbeda dengan pemilihan periode sebelumnya, yaitu dengan seleksi dari tingkat RW dengan melalui penjaringan dan musyawarah yaitu sejumlah 23 anggota balon pengurus untuk diajukan sebagai pengurus LPM.

"Dari 23 balon yang sudah dilantik adalah resmi menjadi anggota LPM dan selanjutnya dijadikan Sharing Commite ( SC ) dan OC, kemudian terjaring ada 4 balon untuk Balon Ketua LPM yang akan dipilih dengan ketentuan yang berlaku sesuai aturan yang berlaku.Terkait kehadiran dua tokoh hari ini adalah sebagai pembina dari LPM itu sendiri," ungkapnya

Ketika media mempertanyakan terkait salah satu calon yang walk aut, dirinya mengatakan tidak tahu menahu,silakan ditanyakan langsung ke panitia.

"Saya malah gak tahu, kalau ada calon yang walk aut tadi, coba saja konfirmasi ke panitianya yah," jelas Dede.

Hendriyanto selaku Ketua Forum Komunikasi LPM tingkat Kecamatan Bogor Utara mengatakan, sesuai dengan regulasi perwali 77 tahun 2014 untuk putusan RW sudah memenuhi syarat, tapi sangat disayangkan saja karena tidak terlihat tidak demokrasinya ,padahal ini sebagai ajang hajat demokrasi bagi masyarakat.

"Ini seharusnya pelaksanaannya tidak tertutup, ini permasalahannya ada skenario atau yang lainnya, saya tidak tahu. Biasanya para panitia itu sendiri ditunjuk dari para RW, kemudian baru bisa dilaksanakan pemilihan untuk Calon Ketua kemudian baru pemilihan anggota atau pengurusnya,bukan sebaliknya," ujarnya Herdi yang menjabat sebagai Ketua LPM Kelurahan Cibuluh ini.

Terkait masa jabatan yang belum belum berakhir bagi Ketua LPM sebelumnya, menurut Herdi seharusnya pas selesai masa jabatannya, tidak terlalu prinsip yang terpenting sudah diketahui.

"Ketika ada pembentukan kepanitian atau pelaksanaan rapat apapun seharusnya Ketua LPM sebelumnya mengetahui dan diberitahukan. Kami FK LPM tingkat Kecamatan akan menandatangani berita acara pelaksanaan pemilihan jika sesuai dengan mekanismenya, karena saya juga tadi hanya sebentar diacara pemilihan LPM selebihnya diluar dengan seharusnya monitoring dari awal sampai selesai," tegasnya.

Seperti diketahui ketika awak media naik dan masuk di ruangan tempat pemilihan Ketua LPM dilantai 2 Kelurahan Tanah Baru, sempat dipertanyakan dari mana dan keperluannya apa.Sangat terlihat tertutup dan terkesan sudah diatur sedemikian rupa pelaksanaannya atau bahasa lainnya sangat fenomenal. ( 17M. 30)

17Merdeka, BOGOR - Disinyalir pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM ) Kelurahan Tanah Baru tak demokratis acara nyaris ricuh karena aksi walk out oleh salah satu calon dari incumben yaitu Raden Rowi Sobari dilakukan seusai menyampaikan sambutan atau visi serta misinya, kegiatan berlangsung di Lantai 2 Kantor Kelurahan Tanah Baru Jalan Pangeran Sogiri Kelurahan Tanah Baru Kecamatan Bogor Utara,( 25/07).

Menurut Kang Rowi panggilan akrabnya, aksi walk aut ini dilakukan karena rasa kecewa dengan pelaksanaan pemilihan yang sarat dengan kepentingan serta dipolitisir dari awal pembentukan SC dan OC sejak bulan Juni yang lalu, dan sangat tertutup sekali dalam pelaksanaannya terkesan tidak ada unsur demokratis dalam pelaksanaannya.

"Saya merasa kecewa dan sangat tidak terima dengan pelaksanaan pemilihan ini, karena saya merasa masa jabatan saya seharusnya berakhir pada tanggal 28 Juli sekarang.Dan sejak awal pembentukan saya tidak pernah diajak bicara atau dilibatkan dalam hal apapun, apalagi ada pemberitahuan secara langsung kepada saya," ungkapnya.

Secara tidak langsung ini,menurut Rowi, hajat untuk masyarakat sangat jauh dari kenyataannya, karena semuanya sudah diatur secara rapih.Sepertinya semua yang hadir sebagai pemilih dan yang memiliki mandat dari panitia.

"Keterlibatan unsur Kelurahan terutama Lurah itu sendiri yang notabene sebagai pembina di wilayahnya dari sejak awal sudah sangat terlihat, seperti adanya undangan dua tokoh masyarakat yang sekaligus anggota DPRD Kota Bogor yaitu Oyok Sukardi dan Saeful Bahri, ini yang sangat tidak relevan dan bukan kewenangannya dalam mengundang," jelas Kang Rowi.

Diwaktu yang sama ketika awak media menjumpai Lurah Tanah Baru, Dede Sugandi, bahwa pemilihan LPM sekarang berbeda dengan pemilihan periode sebelumnya, yaitu dengan seleksi dari tingkat RW dengan melalui penjaringan dan musyawarah yaitu sejumlah 23 anggota balon pengurus untuk diajukan sebagai pengurus LPM.

"Dari 23 balon yang sudah dilantik adalah resmi menjadi anggota LPM dan selanjutnya dijadikan Sharing Commite ( SC ) dan OC, kemudian terjaring ada 4 balon untuk Balon Ketua LPM yang akan dipilih dengan ketentuan yang berlaku sesuai aturan yang berlaku.Terkait kehadiran dua tokoh hari ini adalah sebagai pembina dari LPM itu sendiri," ungkapnya

Ketika media mempertanyakan terkait salah satu calon yang walk aut, dirinya mengatakan tidak tahu menahu,silakan ditanyakan langsung ke panitia.

"Saya malah gak tahu, kalau ada calon yang walk aut tadi, coba saja konfirmasi ke panitianya yah," jelas Dede.

Hendriyanto selaku Ketua Forum Komunikasi LPM tingkat Kecamatan Bogor Utara mengatakan, sesuai dengan regulasi perwali 77 tahun 2014 untuk putusan RW sudah memenuhi syarat, tapi sangat disayangkan saja karena tidak terlihat tidak demokrasinya ,padahal ini sebagai ajang hajat demokrasi bagi masyarakat.

"Ini seharusnya pelaksanaannya tidak tertutup, ini permasalahannya ada skenario atau yang lainnya, saya tidak tahu. Biasanya para panitia itu sendiri ditunjuk dari para RW, kemudian baru bisa dilaksanakan pemilihan untuk Calon Ketua kemudian baru pemilihan anggota atau pengurusnya,bukan sebaliknya," ujarnya Herdi yang menjabat sebagai Ketua LPM Kelurahan Cibuluh ini.

Terkait masa jabatan yang belum belum berakhir bagi Ketua LPM sebelumnya, menurut Herdi seharusnya pas selesai masa jabatannya, tidak terlalu prinsip yang terpenting sudah diketahui.

"Ketika ada pembentukan kepanitian atau pelaksanaan rapat apapun seharusnya Ketua LPM sebelumnya mengetahui dan diberitahukan. Kami FK LPM tingkat Kecamatan akan menandatangani berita acara pelaksanaan pemilihan jika sesuai dengan mekanismenya, karena saya juga tadi hanya sebentar diacara pemilihan LPM selebihnya diluar dengan seharusnya monitoring dari awal sampai selesai," tegasnya.

Seperti diketahui ketika awak media naik dan masuk di ruangan tempat pemilihan Ketua LPM dilantai 2 Kelurahan Tanah Baru, sempat dipertanyakan dari mana dan keperluannya apa.Sangat terlihat tertutup dan terkesan sudah diatur sedemikian rupa pelaksanaannya atau bahasa lainnya sangat fenomenal. ( 17M. 30)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini