Selasa, 26 Mei 2026 WIB

Sunat Massal Kerjasama Hawari, Dinkes, Polresta dan WUPDS G17 Sukses

Kombes Yemi: Saya Dikhitan Waktu Masih Pangkat Ipda
Administrator Administrator
Sunat Massal Kerjasama Hawari, Dinkes, Polresta dan WUPDS G17 Sukses
17merdeka.com

17MERDEKA, MEDAN - Khitan merupakan sunah rasul dalam ajaran Islam. Namun seiring berkembangnya zaman dan ilmu pengetahuan, menyatakan khitan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Maka khitan atau sunat rasul, sekarang tidak hanya dilakukan kaum Muslim, tapi juga umat agama lain.

Salah satunya, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi. Sebagai penganut Kristiani yang taat, Yemi juga mengaku sudah dikhitan sejak 20 tahun lalu. Saat itu dia masih berpangkat Inspektur Polisi Dua alias Ipda. Proses khitan yang dijalaninya dilaksanakan di Medan. 

Orang nomor satu di jajaran Polresta Deliserdang ini mengungkapkan itu ketika memberi sambutan dan membuka acara sunat massal dan penyerahan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) kepada warga kurang mampu di Yayasan Bustanul Ulum Sulaiman, Jalan Bakaranbatu, Dusun Sampali, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Minggu (23/2/2020). 

"Saya Bu, juga sudah dikhitan. Disunat. Waktu itu saya masih pangkat Letnan Dua (Letda setara Ipda). Di Medan khitannya. Sendirian, tidak ramai-ramai seperti ini. Sekitar 20 tahun lalu," aku mantan Kapolres Pelabuhan Belawan ini yang langsung disambut tepuk tangan para orangtua dan tamu yang hadir di acara itu.

Pada acara hasil kerjasama Wartawan Unit Polresta Deli Serdang Gerakan 17 (WUPDS-G17), Yayasan Kemanusiaan Hawari Indonesia, Polresta Deliserdang serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Deliserdang tersebut, mantan Kapolres Asahan itu menjelaskan khitan memiliki manfaat yang sangat baik 

untuk kesehatan. 

"Dikhitan ini banyak manfaatnya. Semoga setelah dikhitan, anak-anak bisa lebih semangat dan menjadi generasi penerus bangsa yang baik," pesannya.

Dari literatur yang ada, khitan memiliki tujuh manfaat, antara lain mengurangi risiko infeksi penyakit seksual menular seperti human papilloma virus (HPV) dan penyakit seksual menular seperti herpes atau sifilis. 

 

Meski demikian, pria yang sudah menjalani sunat harus tetap melakukan hubungan seksual yang sehat dan aman.

Pelaksanaan acara sunat massal dan pemberian bantuan sembako yang turut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum, Ustadz Sulaiman; Pimpinan Koordinator Hawari Deliserdang, Amsal Qori Dalimunthe; Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Deliserdang, Bayu Sumantri Agung dan Kapolsek Beringin, AKP MKL Tobing, Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Budi Ade Krista; mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Medan, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Beringin, Iskandar Siregar dan ratusan warga serta tamu undangan lainnya berjalan sukses. 

Sejak pagi, warga sudah berduyun menuju lokasi. Acara itu sendiri baru dimulai jam 08.00 WIB. Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi yang didapuk untuk membuka acara itu, menyatakan kegiatan tersebut dalam bertujuan untuk meningkatkan kedekatan diri antara Polri 

dan masyarakat.

"Kegiatan sosial memberikan bantuan sembako dan khitan massal ini merupakan kegiatan sebagai ladang ibadah. Polresta Deliserdang sangat mendukung kegiatan sosial seperti ini terutama WUPDS G17 yang begitu peduli dengan kegiatan sosial kemasyarakatan," kata Kombes Yemi. 

Di tempat yang sama, Ketua Fraksi PAN DPRD Deliserdang, Bayu Sumantri Agung, mengapresiasi dukungan yang diberikan Kapolresta Deliserdang tersebut. 

"Fraksi PAN sangat mendukung Kapolresta Deliserdang dalam pemberantasan judi dan kegiatan sosial," katanya.

Sementara, Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista, memilih menyampaikan pesan tentang pola makan yang harus dilakukan anak yang baru dikhitan. 

"Makan makanan yang bergizi, minum obat, minum susu. Jadi, kalau yang dibilang setelah disunat dilarang ini, itu, sebenarnya itu mitos. Kasih makan makanan bergizi. Nantinya setelah dikhitan, Puskesmas terdekat akan mengontrol," bilangnya. (17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini