Selasa, 26 Mei 2026 WIB

Status Siaga MenjadI Tanggap Darurat Covid-19 di Labuhanbatu

Administrator Administrator
Status Siaga MenjadI Tanggap Darurat Covid-19 di Labuhanbatu
17merdeka.com

17MERDEKA, LABUHANBATU - Kabupaten Labuhanbatu meningkatkan status siaga menjadi tanggap darurat terkait penyebaran Covid-19. 

Sekretaris Daerah Ahmad Mufli SH MH ketika dikonfirmasi via WhatsApp terkait status tanggap darurat yang diterapkan ini mengatakan, selain ditentukan adanya kasus positif virus corona juga ditentukan adanya dampak secara massiv terhadap perekonomian suatu daerah dan juga berdampak terhadap kemiskinan yg timbul akibat Covid-19. 

"Ada warga kita yang positif hasil rapid tes, anggota dr Safril, tetapi hingga kini masih dirawat di Medan," jawabnya seraya mengatakan hasil Swab belum mereka terima," jawabnya, Selasa (12/5/2020). 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara Dr Alwi Mujahit Hasibuan ketika ditanya tentang seorang warga Labuhan batu berinisial dr SR sebelum hasil raspid tes positif corona dan apakah hasil Swabnya juga positif atau negatif, namun hingga berita ini dikirim ke redaksi, belum juga ada jawaban. 

Sebelumnya beberapa waktu lalu dr Sr, setelah dua kali dilakukan rapid test, seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, diduga terpapar kasus pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19). Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu, Rajid Yuliawan SKom, Senin (27/04/2020).

Menurut Rajid, dokter dengan inisial SR itu masuk ke RSUD Rantauprapat, Sabtu (25/4/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Kemudian di rapid test, dan hasilnya positif. Selanjutnya kata Rajid, yang juga sebagai Humas Satgas Percepatan Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Labuhanbatu, pasien tersebut minta isolasi mandiri dan pulang ke rumahnya pukul 18.00 WIB sore.

Kemudian, pada Minggu (26/4/2020), pasien datang kembali ke RSUD Rantauprapat, sekitar Pukul 12.30 WIB. 

"Kepada yang bersangkutan, dilakukan rapid test kedua. Hasilnya tetap positif," ujar Rajid.

Sekitar pukul 22.10 WIB tambah Rajid, si pasien dirujuk dan diberangkatkan ke Rumah Sakit Martha Friska Medan, untuk dilakukan test swab agar diketahui kepastian yang bersangkutan terpapar atau tidak virus corona.

Direktur RSUD Rantauprapat, dr H Syafril RM Harahap SpB membenarkan salah seorang dokter di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu itu, berdasarkan hasil rapid test positif terpapar virus corona. Namun Syafril, tidak menjelaskan secara rinci.

Terpisah, Humas RSUD Rantauprapat, Doni Simamora menyebutkan, belum diketahui dari mana asal terpaparnya dokter tersebut. Dija hanya menyebutkan singkat, yang bersangkutan saat ini sudah dibawa ke Medan. (17M.16) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini