Selasa, 28 Juli 2026 WIB

Ribuan Petani Minta PTPN2 Kebun Patumbak Hentikan Okuvasi

Administrator Administrator
Ribuan Petani Minta PTPN2 Kebun Patumbak Hentikan Okuvasi
17merdeka.com
Massa menyampaikan orasi meminta PTPN2 Kebun Patumbak menghentikan okuvasi, Senin (9/3/2020).

17MERDEKA, MEDAN - Seribuan orang tergabung dalam Kelompok Tani/Masyarakat Patumbak Bersatu menggelar aksi di kantor PTPN2 Kebun Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Senin (9/3/2020) siang.

Massa terdiri dari petani kaum ibu dan pria itu meminta perusahaan perkebunan milik negara tersebut untuk menghentikan proses okuvasi. Sebab, mereka merasa lahan yang diokuvasi tersebut peninggalan nenek moyang massa. 

Keberadaan alat berat itu telah merusak tanaman massa yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Patumbak, seperti kacang, jagung dan ubi.

"Kami minta okuvasi dihentikan. Tarik beko (excavator) dari lahan peninggalan nenek kami," teriak Sekretaris Kelompok Tani/Masyarakat Patumbak Bersatu, Wasno dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, massa didampingi Ketua DPRD Deli Serdang Zakki Shahri dan anggota Gambo Tarigan. Kedua wakil rakyat tersebut menemui pihak PTPN2 Kebun Patumbak.

"Kesepakatannya, untuk saat ini pihak PTPN2 tidak akan mengoperasikan alat beratnya di lahan tersebut," kata Gambo Tarigan.

Dalam menyampaikan aspirasinya, massa meminta PTPN2 tidak berpihak kepada mafia. Tentara yang ikut dalam pelaksanaan okuvasi tersebut harus sadar diri, mereka bagian dari rakyat. Mereka juga meminta batalkan SK BPN No 42/HGU BPN/2002 syarat korupsi. 

"Kepada Menteri BUMN Bapak Erik Thohir, pecat direksi PTPN2 yang merusak tanaman rakyat Patumbak," teriak massa.  

Aksi itu mendapat pengawalan ratusan personel kepolisian. Massa hanya bisa menyampaikan orasi di luar areal PTPN2 Kebun Patumbak, karena portal masuk dijaga petugas kepolisian. 

Mereka membubarkan diri secara tertib sekira pukul 16.30 WIB, dan berjanji akan melakukan aksi serupa jika PTPN2 tidak segera menarik beko tersebut. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini