Selasa, 28 Juli 2026 WIB

Ratusan Penyapu Jalan Pemko Medan 3 Bulan Tak Gajian

Administrator Administrator
Ratusan Penyapu Jalan Pemko Medan 3 Bulan Tak Gajian
17merdeka.com
Para penyapu jalan yang mogok kerja dan berkumpul di Kantor FKWJ Nusantara Sumut.

17MERDEKA, DELISERDANG - Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan dinilai abai dengan masalah perut para penyapu jalan. Pasalnya, dinas yang dipimpin Muhammad Husni itu sudah tiga bulan belakangan ini tidak mengeluarkan gaji para penyapu jalan yang dikenal dengan sebutan Pasukan Melati.

Fakta ini terungkap ketika ratusan penyapu jalan dari Kecamatan Tanjungmorawa, melakukan mogok kerja di Jalan Limau Manis, Medan Senembah, Dusun II, Desa Medan Senembah, Kecamatan  Tanjungmorawa, Rabu (18/3/2020). 

Selain itu, massa juga memprotes pengurangan tenaga kerja kebersihan usia 60 tahun namun tidak diberi pesangon. Massa berkumpul di Kantor Forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ) Nusantara Sumut. 

"Sudah tiga bulan kami tak gajian. Mau makan apa kami? Ini namanya mengabaikan kami," kata salah seorang penyapu jalan diamini penyapu jalan lainnya kepada wartawan. 

Aksi mogok kerja ratusan penyapu jalan tersebut, lantas ditampung Kapolsek Tanjungmorawa, AKP Sawangin. 

"Untuk permasalahan ini, kita sudah berkoordinasi dengan pihak yang bersangkutan dan sudah dikomunikasikan dengan Kepala Seksi (Kasi) Operasional Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, yaitu bapak Buyung agar dilakukan upaya penyelesaian atas tuntutan para petugas kebersihan Pemko Medan dari Kecamatan Tanjungmorawa. Dan masalah ini akan dilaporkan ke Kadis Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, Bapak Muhammad Husni," kata Sawangin.

Dari hasil koordinasi itu, sambung Sawangin, penyebab tertundanya pembayaran gaji para penyapu jalan tersebut karena adanya perubahan sistem penggajian. 

"Info yang kita terima dari Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, tertundanya pembayaran gaji petugas kebersihan tersebut karena adanya perubahan sistem penggajian dari manual menjadi ATM. Maka dari itu, kita mengimbau kepada para petugas kebersihan agar melengkapi persyaratan administrasi penerimaan sistem penggajian melalui kartu ATM. Kita turut prihatin atas nasib petugas, namun diharapkan bila masalah ini belum juga selesai silakan menyelesaikannya melalui jalur hukum," ujarnya.

Sementara Ketua FKWJ Nusantara Sumut, Djamin Sumitro mengimbau para petugas kebersihan untuk mempercayakan permasalahan tersebut kepada pihaknya.

"Saat ini Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, sedang mencari solusi penyelesaian masalah ini. Bila tidak ada respon dari Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, maka kita secara bersama-sama akan melaporkan masalah ini ke Polda Sumatera Utara (Sumut)," terangnya.

Sementara Kadis Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, Muhammad Husni yang dikonfirmasi wartawan via aplikasi messenger, berdalih persoalan itu sudah diselesaikan. 

"Sudah diproses di keuangan, sudah clear," jawab singkat. (17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini