17MERDEKA, KISARAN - Perempuan indonesia makin banyak menggunakan kontrasepsi dan sadar kesehatan reproduksi, namun angka kelahiran mengalami stagnasi pada tingkat yang relatif tinggi dengan jumlah ibu melahirkan lebih dari dua anak.
Plt. Bupati H. Surya.BSc dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggarannya pertemuan pergerakan kader Keluarga Berencana (KB) se Kabupaten Asahan, Kamis (11/7/2019) yang diselenggarakan di Hall Hotel Bintang Kisaran.
Lanjut surya, mengatakan pertemuan pergerakan Kader Keluarga Berencana yang dilaksanakan, Kamis (11/7/2019) merupakan tonggak sejarah dalam program pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana se Kabupaten Asahan.
Seperti diketahui dijaman era tehnologi ini program Keluarga Berencana tetap ada keberadaannya karena pemerintah telah mencanangkan gerakan Keluarga Berencana pada akhir 1970an dengan tujuan meningkatkan jumlah penduduk untuk menggunakan alat kontrasepsi dan menurunkan jumlah angka kelahiran bayi, dikarenakan sebagai lembaga yang mampu merumuskan TFR dan LPP yang diakui secara nasional dan internasional. Jumlah anak dalam sebuah keluarga yang dianggap ideal adalah dua," ujarnya.
Lebih lanjut Plt Bupati Asahan H. Surya mengatakan keberhasilan program Keluarga Berencana ini tidak terlepas dari Pemerintah Daerah dan keterlibatannya para kader Keluarga Berencana di tingkat kelurahan maupun desa serta unsur masyarakat yang dapat menyatukan presentasi secara bersama dalam pembangunan khususnya pengendalian penduduk.
Dinas PPKB dan sub PPKBD merupakan ujung tombak serta peran penting dalam mendukung program yang ada di Kabupaten Asahan, khususnya program pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus berkomitmen untuk menunjang kualitas kader keluarga berencana (KB) serta dinas Kesehatan diharapkan dapat menjadi motivator dalam peningkatan kualitas kader KB tersebut," pungkasnya.
Di dalam waktu yang bersamaan Kepala dinas PPKB Kab. Asahan Muhilli Lubis menerangkan mekanisme operasional penyelenggaraan program pengendalian penduduk dan keluarga berencana dalam penekanan sasaran strategis pengendalian penduduk di Kabupaten Asahan tidak terlepas dari peran aktif kader Keluarga Berencana mulai dari tingkat Kelurahan maupun Desa.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini juga tidak terlepas campur tangan Pemerintah Kabupaten Asahan yang sangat peduli dengan program pengendalian penyuluhan Keluarga Berencana (KB) sehingga masyarakat yang masih merupakan pasangan usia subur (PUS) dan peserta aktif KB akan mendapatkan penyuluhan dari petugas yang sudah profesional dalam bidangnya.
Turut hadir dalam acara Plt. Bupati Asahan H. Surya. BSc, Sekretaris Daerah Taufik Zainal Abidin S. Sos, MSi dan Asisten II Ekbang. (17M.11)