Kegiatan aksi ini, lanjut Azhar Harahap, untuk mengajak masyarakat dari berbagai kalangan agar dapat memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam mengentaskan problematika kekerasan terhadap anak. Terkhusus, kepada Lembaga Perlindungan Anak yang bersifat independen tersebut.
"Kita sangat berharap, pada kegiatan aksi solidaritas ini, seluruh lapisan masyarakat juga ikut mendukung program Pemerintah tentang perlindungan anak. Hal-hal yang menjadi problem saat ini dan sangat rentan yakni kekerasan, pelecehan, intimidasi, traficking dan Radikalisme dan korban dari bahaya laten Narkotika terhadap anak. Dampak dari hal-hal tersebut sangat membahayakan bagi anak. Terutama dampak psikologisnya pada masa depan hidupnya. Sekali lagi, mari dukung dan wujudkan generasi baru menjadi generasi yang sehat, pintar, dan dapat dibanggakan." tuturnya
Sementara, Koordinator aksi solidaritas bagi bunga Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Labuhanbatu Messo Wanolo Gulo, dalam aksi tersebut menyebutkan, aksi yang dilakukan tersebut merupakan sebagai simbol kebersamaan untuk mendorong dan menyuarakan akan kepedulian, cinta kasih, dan melindungi anak dari segala dampak-dampak kekerasan, pelecehan, intimidasi, traficking, Radikalisme, dan korban dari bahaya laten Narkotika yang selama ini sangat menjadi perhatian Pemerintah.
"Berjuang bukan hanya untuk diri sendiri. Berjuang untuk kepentingan bersama. Kesadaran untuk peduli mendorong semangat untuk turun kejalan menyuarakan perubahan meneriakan perjuangan. Hari ini kita turun kejalan menyuarakan kepedulian terhadap anak. Karna Pemimpin yang Hebat Lahir dari Impian Anak yang Berani. Untuk itu dukung Potensi dan Bakat Anak."kata Messo.
Selain dilakukan di bundaran simpang enam, Aksi solidaritas bagi bunga LPA Labuhanbatu dilakukan dengan meminta kepada para masyarakat untuk memberikan cap lima jarinya di sebuah kain dan tandatangan. Pemberian cap lima jari tersebut bertujuan sebagai bentuk dukungan masyarakat menentang keras dengan kekerasan terhadap anak.
"Kita meminta kepada pengendara yang lewat agar memberikan cap lima jarinya sebagai bentuk dukungan. Bukan hanya di bundaran saja. Akan tetapi, LPA Labuhanbatu mendatangi beberapa instansi, seperti, Bank Sumut, Bank BRI, SMKN I Rantauprapat, SMAN I Rantau Selatan, SMPN I Rantau Selatan, dan SDN 10 Rantauprapat. Kita juga mendatangi kantor DPRD Labuhanbatu, beberapa anggota Dewan seperti Akhyar P Simbolon SE, Akhmad Syaiful Sirait SE, dan Ilham Pohan dan seorang staf PDAM Tirta Bina memberikan cap lima jarinya sebagai bentuk wujud tolak kekerasan terhadap anak.'jelas Messo.
Di lain sisi, seorang pengendara sepeda motor J Pohan warga Sei Berombang yang kebetulan melintas dibundaran simpang enam tersebut memberikan apresiasi besar kepada LPA Labuhanbatu. "Kita sangat dukung dan apresiasi kepada LPA Labuhanbatu."kata J Pohan. (17M.10)