Rabu, 29 Juli 2026 WIB

Pendapatan Transformasi Memiliki Kontribusi Paling Dominan di Labuhanbatu

Administrator Administrator
Pendapatan Transformasi Memiliki Kontribusi Paling Dominan di Labuhanbatu
17merdeka.com

17MERDEKA, LABUHANBATU - Pjs. Bupati Labuhanbatu Drs.H.Mhd.Fitryus SH.MSP membacakan pengantar nota keuangan Ranperda APBD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu tahun anggaran 2021 pada sidang paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Senin (23/11/2020) di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Jalan SM Raja Kecamatan Rantau Selatan.

Dalam hal ini Pemkab Labuhanbatu menargetkan pajak daerah pada R.APBD tahun 2021 sebesar Rp 69,240.000.000 restribusi daerah sebesar Rp 9,170.131.200, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar, Rp 13.940.288.000, lain-lain pendapatan daerah sebesar Rp 119.500.000.

Sedangkan pendapatan transfer di ditargetkan sebesar Rp 1.032.310.001.000, yang terdiri dari transfer pemerintah pusat sebesar Rp 952.310.001.000, dan transfer antar daerah sebesar Rp 80.000.000.000,.

Untuk dana bagi hasil bukan pajak ditargetkan sebesar Rp 36,066,950.000, dana alokasi umum Rp 659.352.692.000, Dana alokasi khusus Rp 182.413.942.000, Dana Desa ditetapkan sebesar Rp 74.477.417.000.

Menurut Drs.Fitryus dilihat dari kondisi rencana pendapatan daerah yang dikemukakan di atas bahwa pendapatan transformasi memiliki kontribusi yang paling dominan terhadap total pendapatan daerah. 

"Kondisi ini sekaligus mencerminkan bahwa Pemkab Labuhanbatu masih memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap pendapatan transfer dari pemerintah atasan, oleh karena itu Pemkab Labuhanbatu tetap melakukan langkah dan upaya secara menyeluruh agar pendapatan asli daerah ke depan lebih dapat ditingkatkan sebagai wujud kemandirian daerah sesuai dengan amanah undang-undang otonomi daerah," jelasnya. 

Disampaikan Pjs Bupati Labuhanbatu,  belanja modal direncanakan dalam RAPBD Kabupaten Labuhanbatu tahun 2021 adalah sebesar Rp 135.944.121.036, sudah termasuk didalamnya dana alokasi khusus tahun anggaran 2021 sebesar Rp 72.309.119.000, belanja tidak terduga dialokasikan sebesar Rp 3 miliar, belanja transfer sebesar Rp 148.519.281.200.

Alokasi belanja tersebut dipertahankan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah yang dilaksanakan oleh seluruh organisasi perangkat daerah tentu dalam pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021 nantinya tetap mengedepankan azas dan prinsip pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami menyadari bahwa rancangan peraturan daerah dimaksud belum sepenuhnya memenuhi harapan anggota dewan yang terhormat. Oleh karena itu kiranya dapat dibahas dan diteliti bersama-sama dalam sidang dewan selanjutnya kami berharap dengan kerjasama yang baik antara legislatif dan eksekutif dan Perda tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun 2021 ini dapat terlaksana dengan baik," ujar Drs.Fitryus.

Rapat paripurna kali ini diikuti jajaran Pemkab Labuhanbatu, seluruh kepala OPD, para asisten, staf ahli, ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu beserta seluruh anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu. Pembahasan RAPBD Kabupaten Labuhanbatu dibahas pada rapat paripurna selanjutnya. (17M.16) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini