Selasa, 26 Mei 2026 WIB

Lurah Harus Memberi Contoh, Bukan Buat Heboh

Administrator Administrator
Lurah Harus Memberi Contoh, Bukan Buat Heboh
17merdeka.com

17MERDEKA, LABUHANBATU - Azhar Harahap ST Ketua Lembaga Perlindungam Anak (LPA) Labuhanbatu mendesak bupati agar secepatnya mencopot Lurah Pardamean H yang membuat heboh karena diduga melakukan perzinahan terhadap bawahanya yang diketahui atas laporan suaminya.

"Ini kasus amoral, jangan seolah dibenarkan dan dilindungi, sudah wajarlah dicopot," tegasnya.

Menurut informasi yang didapatnya, bahwa oknum lurah tersebut saat ini tidak betah di kantor dan bila ada urusan harus menemui beliau di luar kantor. Artinya masalah ini menambah kekecewaan warga bila ada urusan di kantor lurah.

"Saya dengar kok ada urusan, telpon dulu janjian ketemu, sudah gawat kalilah," bebernya, Senin (14/9) di Rantauprapat.

Warga tetap berharap agar masalah Lurah Pardamean agar Pemkab Labuhanbatu  harus menentukan sikap dan mencopot dari jabatan karena ini sudah menyangkut etika dan moral. Pemkab semestinya tanggap atas keluhan warga Perdamean Kecamatan Rantau Selatan atas kasus dugaan perjinahan yang dilakukan oknum Lurah Berinisial H H dengan bawahannta PA yang telah ditetapkan keduanya sebagai tersangka.

"Lurah itu harus memberikan contoh bukan membuat heboh," sampai warga yang kesal setelah membaca berita di salah satu media online.

Polres Labuhanbatu telah menetapkan oknum lurah berinisial HH (47), menjadi tersangka perselingkuhan dan persetubuhan dengan istri orang lain (zinah). Penetapan status tersangka terhadap HH (47) dan bawahannya, PA (43), menyusul laporan pengaduan korban SA (45), suami dari PNS PA, warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Rantau Selatan.

Sementara itu salah seorang Kasie Seksos dan Pembangunan kelurahan Pardamean, Satriana Rambe ketika dikonfirmasi terkait pelayanan dan program yang sedang berlangsung termasuk pembangunan Dana Kelurahan yang didapat dari pemerintah pusat.

Kalau pelayanan tetap seperti biasa dan mengenai pembangunan atau dana bantuan dari pusat dirinya tidak pernah tau karena tidak pernah dilibatkan.

"Saya tidak tau, meskipun saya kasie tapi tidak pernah di libatkan bila ada  kegiatan," tuturnya.

"Namun sejauh apa pengguna Anggaran Dana Kelurahan (ADK) yang digunakan tahun ini untuk lebih jelasnya langsung saja konfirmasi kepada lurah dan saya tidak bisa menjelaskan itu," tukasnya. (17M.16) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini