Selasa, 28 Juli 2026 WIB

Kondisi Jalan Tanjakan Asrol Adam Sangat Buruk, Berpotensi Mengundang Maut

Administrator Administrator
Kondisi Jalan Tanjakan Asrol Adam Sangat Buruk, Berpotensi Mengundang Maut
17merdeka.com
Pengendara sepedamotor mengambil jalur kanan untuk menghindari lubang jalan rusak pada badan Jalan Asrol Adam, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, perbatasan Kecamatan Rantau Utara dengan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara,

17MERDEKA, LABUHANBATU - Kondisi jalan tanjakan di perbatasan Kecamatan Rantau Utara dengan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, semakin buruk. Jalan rusak dan bergelombang pada tanjakan badan Jalan Asrol Adam sehingga berpotensi mengundang bahaya dan maut.

Para pengendara mobil dan sepedamotor setiap saat "berebut" di jalur kanan jalan tanjakan. Kondisi buruk badan jalan itu sangat mengganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalan. 

Pengguna jalan masuk ke jalan rusak dan bergelombang itu hanya saat terpaksa, ketika datang mobil atau truk dari depan (pemilik jalur). 

"Ya, pas datang mobil atau truk dari depanlah baru masuk ke jalan rusak itu. Kalau nggak, setiap orang pasti mengelak dari yang rusak itu, karena jalannya tanjakan dan pas di ujung yang rusak tajam pula kayak patah. Ada 10 sentimeter lebih itu," kata Siregar, warga Sioldengan saat melintas dari jalan rusak tersebut, Sabtu (1/8/2020).

Jalan tersebut rusak berlubang tajam dan melebar. Panjangnya sekitar 3 meter dan lebar 2 meter. Kedalaman lubang sekitar 1 Cm hinga 12 Cm. 

Kondisi buruk jalan yang berada di depan rumah mewah bernilai miliaran rupiah itu sangat mengganggu kenyamanan warga setempat, pejalan kaki, apalagi pengendara sepedamotor, mobil dan truk. 

"Sudah pasti nggak nyamanlah. Awak saja sudah berapa kali hampir senggolan di situ. Awak yang salah memang, karena masuk ke jalur lawan arah. Setiap pengendara dari jalur kiri akan mengambil jalan jalur kanan untuk menghindari jalan yang rusak di tanjakan itu. Yang paling rawan itu pas malam," sebut pengendara sepedamotor itu.

Dia mengharapkan pemerintah melalui pihak dinas terkait segera memperbaiki jalan rusak tersebut. 

"Kan ada dana perawatan jalan. Jalan ini rusak sudah ada tiga tahun. Sedangkan dana perawatan jalan ada tiap tahun," ujarnya.

Menurut warga setempat, jalan rusak itu belum pernah diperbaiki, sehingga semakin parah. Tembok penahan bahu jalannya pun sudah ambruk ke parit jalan.

"Sudah lama itu rusak. Adalah tiga tahun. Mungkin tergerus air saat hujan deras. Makanya paritnya pun sudah rusak juga itu," sebut Hasibuan mengharapkan perbaikan yang segera sebelum ada korban jiwa, karena jalan ini ramai setiap hari dilintasi warga pengendara mobil dan sepedamotor. (17M.16) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini