Kamis, 04 Juni 2026 WIB

Kapoldasu Tinjau Zona Merah Sinabung

Administrator Administrator
Kapoldasu Tinjau Zona Merah Sinabung
17MERDEKA
Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Bupati Tanah Karo, Terkelin Berahmana meninjau langsung Zona Merah Gunung Sinabung, Minggu (6/8).

17MERDEKA, Medan - Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw meninjau Zona Merah Gunung Sibanung dalam rangkaian kunjungannya ke Kabupaten Tanah Karo sejak Sabtu (5/8) hingga Minggu (6/8).

Peninjauan itu didampingi Bupati Tanah Karo, Terkelin Brahmana bersama Dandim Tanah Karo serta Kepala Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Provinsi Sumut, Martin Sitepu dan masyarakat Kuta Tengah Kabupaten Tanah Karo.

Kapolda mengatakan, pengecekan langsung zona merah Gunung Sinabung tersebut bertujuan untuk upaya mencari solusi dan jalan ke luar dari permasalahan yang dihadapi masyarakat korban erupsi Gunung Sinabung. 

"Saya berpikir, untuk apa hadir di sini kalau tidak bisa mencari solusi yang dihadapi saudara-saudara kita yang terkena bencana erupsi Gunung Sinabung ini. Karena itu, saya merasa harus melihat langsung untuk mencari tau apa solusinya," ujar jenderal bintang dua tersebut.

Kapolda berharap, masyarakat bisa menyampaikan saran dan ide kepada pemerintah daerah setempat agar menjadi rangkuman opsi dalam upaya pencarian solusi untuk kepentingan bersama masyarakat Tanah Karo, khususnya bagi para pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang hingga saat ini masih hidup di pengungsian. 

"Masyarakat dan kelompok yang ada di sini jangan sungkan berbicara dan memberi ide yang nantinya akan dibicarakan dengan Pemkab Karo. Dandim dan Kapolres Tanah Karo akan memfasilitasinya untuk dirembukkan, dan apabila disetujui sangat memungkinkan akan dijadikan solusi," katanya.

Sebelumnya, Sabtu (5/8), Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw didampingi istri Roma Pasaribu memberikan bantuan kepada para korban dampak erupsi Gunung Sinabung yang tinggal di posko pengungsian.

Bantuan itu dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw. Bantuan itu berupaya gula pasir 10,5 ton, beras 17 ton, minyak goreng 8,7 ton, mi instan 1.325 kotak dan air mineral 300 kotak.

"Bantuan diberikan ke dua posko pengungsi yakni Posko GOR KNPI (350 Kepala Keluarga dengan rincian 1243 jiwa) dan Posko GBKP (435 KK atau 1549 jiwa)," terangnya.

Selain bantuan, Polda Sumut juga memberikan pengobatan gratis kepada para pengungsi. Polda Sumut mengerahkan 60 personel dokter dari Bidang Kedokteran Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Sumut, dokter Rumah Sakit Bhayangkara Medan kerjasama dengan Dinas Tenaga Kesehatan Kabupaten Karo. (17M/07)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini