Selasa, 26 Mei 2026 WIB

Humas Gugus Tugas Labuhanbatu Minta Jangan Percaya Hoax

Administrator Administrator
Humas Gugus Tugas Labuhanbatu Minta Jangan Percaya Hoax
17merdeka.com

17MERDEKA, LABUHANBATU - Berbagai spekulasi dan informasi tentang adanya pemeriksan salah satu wisma di kota Rantauprapat tentang seseorang yang diduga terpapar wabah Corona. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Labuhanbatu, Sumatera Utara, Rajid Yuliawan menegaskan tidak ada warga Kota Rantauprapat yang terpapar Covid-19 dari penyebaran warga Kota Tebingtinggi yang dinyatakan positif dan pernah singgah di wisma tersebut. Isu tersebut merebak baik di media sosial juga menjadi pembicaraan warga. 

"Tim dari Dinas Kesehatan Labuhanbatu melalui tim surveilans bersama Puskesmas Kota Rantauprapat tidak menemukan gejala Covid-19 terkait seorang warga Tebingtinggi yang dinyatakan positif," jelas Rajid, Rabu (15/4/2020) .

Dia menjelaskan, menyusul maraknya isu yang menyebutkan ada warga Kota Rantauprapar terpapar virus corona, maka dilakukan pengecekan ataupun tes kesehatan terhadap sejumlah warga yang diyakini pernah kontak langsung dengan penderita warga Tebingtinggi tersebut.

Menurut pengakuan Rajid, tanggal 24 dan 25 Maret lalu, seorang pria warga Tebingtinggi berusia sekitar 44 tahun, bersama rekannya pernah menginap di salah satu penginapan Jalan Urip Sumoharjo Rantauprapat.

Belakangan, warga Tebingtinggi tersebut dinyatakan positif terpapar Covid-19. Atas dasar itu, Pemkab Labuhanbatu mencari rekam jejak keberadaannya di Rantauprapat.

Selanjutnya, tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Labuhanbatu berkoordinasi dengan pemilik penginapan, dimana warga Tebingtinggi dan rekannya pernah istirahat di sana.

Pada Rabu (15/4/20), rekan terpapar Covid-19 warga Tebingtinggi tersebut, dapat ditemui tim di wisma tersebut. Setelah dilakukan pengecekan kesehatan standart penanganan virus didapati hasilnya negatif.

Tidak hanya rekan dari warga Tebingtinggi tersebut, dua karyawan yang juga dianggap pernah kontak dengan pasien itu dilakukan pengetesan kesehatan.

"Kasus merebaknya berita positifnya warga Tebingtinggi terpapar corona, tadi tim dari kabupaten Labuhanbatu menemui rekannya di Rantauprapat dan terus dites. Karyawan penginapan juga dites, hasil kesemuanya tidak ditemukan gejala Covid-19," terang Rajid.

Dia menceritakan, penderita positif terpapar corona warga Kota Lemang Tebingtinggi itu merupakan sales obat-obatan.

Setelah dari Padang Sidempuan, penderita dan dua temannya yang merupakan warga Medan menginap di Rantauprapat.

Guna memaksimalkan upaya pencegahan, tim Labuhanbatu juga memeriksa adik dari warga Tebingtinggi itu yang bertempat tinggal di salah satu perumahan di Rantauprapat.

Selain rekan penderita, tim memeriksa karyawan penginapan dan adik penderita. Hasil kesemuanya tidak ada gejala Covid-19.

"Kita harapkan jangan percaya berita hoax. Masyarakat diimbau agar tenang dan tetap ikuti anjuran pemerintah," jelas Rajid. (17M.16) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini