Selasa, 26 Mei 2026 WIB

Gerakan Bersama Pencegahan Serta Perlindungan Perempuan dan Anak Diserukan

Administrator Administrator
Gerakan Bersama Pencegahan Serta Perlindungan Perempuan dan Anak Diserukan
17merdeka.com
 

17MERDEKA, LABUHANBATU - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA), Lembaga Perlindungan Anak (LPA), OI (Orang Indonesia), SATWAR PEMKAB dan Forum Anak Kabupaten Labuhanbatu Kampanyekan gerakan bersama pencegahan serta perlindungan perempuan dan anak di bundaran Simpang 6 Jalan M.H.Thamrin, Rantauprapat. Minggu (23/9/2018).

Kampanye tersebut dilakukan dengan cara melalui membagi dan menempelkan stiker pada kendaraan bermotor milik masyarakat yang melintas. Kampanye ini bertujuan untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan anak dan terhadap perempuan. 

"Gerakan bagi-bagi dan Menempel stiker ini dilakukan bersama beberapa lembaga pemerhati anak, Insan Pers dengan harapan mereka dapat mendukung dalam perlindungan Perempuan dan Anak Menuju Labuhanbatu Layak Anak (KLA)

"Kampanye ini kita laksanakan bersama LPA, Insan Pers Labuhanbatu, OI dan Forum Anak Labuhanbatu. Dengan harapan mereka dapat mendukung  dalam Perlindungan Perempuan   dan Anak menuju Kabupaten Labuhanbatu Layak Anak," ucap Kepala Dinas PP dan PA Kabupaten Labuhanbatu Dra Hj Ernida Rambe MM ketika dikonfirmasi di sela aksi tersebut.

Ernida juga berharap, kepada pihak - pihak pemerhati  anak dapat  bekerjasama dalam membentuk generasi muda yang sehat dan berprestasi. Karena anak merupakan Asset masa depan dalam  membangun daerah. 

"Kita berharap kepada Lembaga-Lembaga pemerhati dapat bekerjasama mengenai penanganan Perempuan dan Anak, terkhusus kepada pihak Kepolisian. Terlebih, pada penanganan tentang anak. Anak merupakan Asset masa depan dalam pembangunan suatu daerah. Intinya, mari kita bersama-sama dan bahu - membahu dalam membentuk generasi muda yang sehat dan berprestasi," harap Ernida.

Dijelaskan, Kabid Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Dinas PP dan PA Kabupaten Labuhanbatu Hj.Tuti Noprida Ritonga, S.Si. Apt. M.M menuturkan, Gerakan ini bertujuan sebagai media informasi kepada masyarakat untuk mengetahui kemana harus melapor bila terjadi, melihat dan mendengar bentuk kekerasan terhadap korban perempuan dan anak untuk mendapatkan pendampingan dari Lembaga P2TP2A (Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Labuhanbatu di bawah naungan Dinas PP dan PA Labuhanbatu.

"Gerakan ini sebagai penyampaian informasi kepada masyarakat dari Dinas PP dan PA Kabupaten Labuhanbatu. Maka, jika melihat dan mendengar adanya korban kekerasan perempuan dan anak, masyarakat dapat melaporkannya melalui Lembaga P2TP2A

Dimana Lembaga P2TP2A langsung dibawah naungan Dinas PP dan PA Kabupaten Labuhanbatu," ucap Tuti.

Tingkat kekerasan anak di Kabupaten Labuhanbatu ini sudah cukup memprihatinkan. Sebab, masih banyak masyarakat yang enggan untuk melaporkan adanya kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk itu, pihaknya selalu siap mendukung penuh Pemkab Labuhanbatu mengenai penanganan anak.

"Intinya kami selalu bersinergi dengan Pemkab Labuhanbatu melalui Dinas PP dan Pa," kata Ketua LPA Labuhanbatu Oslan Amrizal Saragih ST melalui Sekretaris Muhammad Azhar Harahap ST.

Hal senada juga dikatakan Ketua OI Labuhanbatu Viki Abdillah ST, penanganan masalah anak memang tidak mudah seperti membalikan telapak tangan. Banyak hal yang harus diperhatikan. 

"Alhamdulillah, Kabupaten Labuhanbatu telah mendapat penghargaan menuju Kabupaten Layak Anak. Dengan adanya penghargaan tersebut, semoga kita dapat melanjutkannya ke jenjang yang lebih baik. Tentunya, pihak kami OI siap mendukung Pemkab Labuhanbatu."ujar Vikki.

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kesatuan Wartawan Demokrasi Indonesia (DPC KEWADI) Kabupaten Labuhanbatu Oktavianus SH melalui Sekretaris Ricky Faerdinal SE mengungkapkan, tindak kekerasan terhadap anak memang masih terus menjadi perhatian khusus sampai saat ini oleh Pemkab Labuhanbatu. 

Berbagai upaya dan program pemerintah sampai saat ini berjalan dengan baik. Namun, peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan agar tindak kekerasan dan perlindungan terhadap perempuan anak dapat terdeteksi lebih cepat untuk pencegahan.

"Aplaus kita berikan Dinas PP dan PA yang terus eksis dalam mensosialisasikan tentang kekerasan perempuan dan perlindungan anak. Melalui aksi berbagi dan menempelkan stiker tersebut, Insya Allah masyarakat dapat mengetahui kemana arah untuk melaporkan terjadinya peristiwa kekerasan perempuan dan anak. Namun kita berharap sebaliknya kepada masyarakat dapat memberitahukan kepada pihak terkait jika terjadinya tindak kekerasan terhadap anak," harap Ricky. (17M.10)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini