Rabu, 29 Juli 2026 WIB

Dinkes Asahan Cegah Malaria 10.000 Rumah Warga

Administrator Administrator
Dinkes Asahan Cegah Malaria 10.000 Rumah Warga
17merdeka

17MERDEKA, KISARAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan melindungi 10.000 rumah warga dari kasus malaria yang tersebar di daerah endemis.

Perlindungan dilakukan dengan cara Indoor Residual Spraying (IRS) atau disebut penyemprotan dinding rumah di daerah endemis malaria yang berada di wilayah kerja 4 Puskemas

"Tahun ini ada 10.000 rumah yang akan kita semprot untuk mencegah berkembangan malaria," kata Kepala Dinas Kesehatan Asahan, dr Aris melalui Kabid P2P, Saprin Hutahean, Sabtu (14/7) di kantor setempat.

Saprin menjelasakan, penyemprotan dilakukan dengan menyemprot insektisida dimana nanti residunya akan menempel di dinding sehingga nyamuk yang menempel dinding akan mati. Ketahanan efektifitas penyemprotannya bisa mencapai 1 tahun.

Terkait kasus, Saprin menjelasakan bahwa hingga kini kasus malaria masih dibawah ambang batas atau belum ada peningkatan kasus. 

Apalagi ke depan Asahan memiliki target bahwa tahun 2020 Asahan akan tereliminasi dari kasus malaria. Artinya Asahan sudah terbebas dari penyakit yang disebabkan oleh nyamuk tersebut.

"Harapan kita dengan dilakunya IRC kasus malaria bisa ditekan,sehingga target bisa tercapai dan visi dan misi Pemkab Asahan mewujudakan Asahan sehat juga bisa tercapai," ujar Saprin. (17M.11) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini