"Iya Pak, DW meminta ku untuk menemaninya mencari Bunga. Pas dekat Sawitan, enggak sengaja lampu Honda ku mengarah ke arah DS. Jarak kami sekitar 10 meter dari lokasi itu. Memang ku lihat laki-laki tidak memakai baju. Kemudian, DW mendekati dan berkata benar itu kawannya. Habis dari itu, aku pulang meninggalkan mereka bertiga. Aku enggak tau apa yang diomongkannya."ucap JP kepada awak media melalui via selular, Senin (30/7/2018).
Informasi di lapangan menyebutkan, terduga tersangka DS sudah tidak lagi kelihatan di rumah maupun lingkungan rumah dimana biasa terduga tersangka berkumpul dengan rekan-rekannya. Bahkan, saat ditanya ke orang tua terduga tersangka, SS (inisial) mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui keberadaan anaknya DS
"Terucap orang tua DS yang mengakui perbuatan anaknya. Dengan kedatangan kami menanyakan keberadaan DS. Kalau pada hari Jumat tanggal 22 Juni 2018 sekira pukul 13.30 Wib. Waktu itu, ibu DS menghubungi anaknya (DS) via hp dan meminta ke DS untuk menanggung jawabkan perbuatannya ke anak saya. Bahkan ayahnya DS pun mengakui perbuatan anaknya dan berharap untuk berdamai kepada kami," ucap orang tua Bunga (ibunya) BR (inisial).
Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teuku Fathir Mustafa SIK mengenai kasus dugaan pencabulan terhadap anak dibawah umur tersebut mengatakan bahwa kasus tersebut dalam penyelidikan. "Proses masih berjalan, diharapkan pelapor untuk dapat kooperatif dalam membantu proses penyidikan yang kami lakukan," ucap Kasat. (17M.10)