Selasa, 26 Mei 2026 WIB

Dikutip Rp 80.000 per Paket, Pasar Murah Disperindag Labuhanbatu Diduga "Diolah"

Administrator Administrator
Dikutip Rp 80.000 per Paket, Pasar Murah Disperindag Labuhanbatu Diduga "Diolah"
17merdeka.com

17MERDEKA, LABUHANBATU - Warga yang bermukim di Kelurahan Lobusona Kecamatan Rantau Selatan mengeluh dan mempertanyakan adanya bantuan pasar murah dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Labuhanbatu, berupa sembako. Pasalnya, warga yang ingin mendapatkan bantuan tersebut harus mengeluarkan biaya Rp 80.000.

Apabila sudah membayar maka warga baru menerima kupon yang nantinya akan ditukar sembako yakni 2 kg beras, 2 kg gula, dan 2 kg minyak goreng.

Salah seorang warga melalui pesan WhatsApp (WA)  mengatakan bahwa ada petugas mendatangi dari rumah ke rumah menyampaikan program pasar murah. Bila warga ingin mendapatkan bantuan harus menyetorkan sejumlah uang tersebut.

"Ada petugas datang ke rumah, menawarkan bantuan dan membayar Rp 80 ribu," tulisannya di WA, Rabu (6/5/2020).

Sementara itu, Azhar Rambe selaku Kepala Kecamatan Rantau Selatan saat dihubungi mengakui memang di Lobusona ada pengutipan untuk pasar murah dari Disperindag sebesar Rp 80.000,- dan juga mengetahui bahwa harga yang ditetapkan senilai Rp 65.000,- perpaket.

Namun setelah dikonfirmasi kepada Lurah bahwa ada kata NB di kupon yang menyatakan bila dana yang dikutip berlebih akan dikembalikan.

"Iya, saya dengar memang dikutip Rp 80 ribu, tapi dari pengakuan lurah bahwa ada notes / NB di kupon bila dana berlebih akan dikembalikan," jawabnya saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2020).

Ironisnya, masalah lain juga ditemukan terkait bantuan pasar murah Disperindag tersebut, bahwa ada satu keluarga yang sudah selayaknya diutamakan karena sangat tergolong miskin di Jalan Tapanuli bahkan setelah pihak keluarganya mendatangi kepala lingkungan namun tidak dapat paket pasar murah. Padahal warga itu kategori sangat miskin.

"Semua tahu dan di kampung itu kakaknya paling miskin, kok nggak ditawarkan kupon," ungkap warga.

Diuraikannya, sebelumnya kepala lingkungan bahwa kopun sudah habis tetapi beberapa saat kemudian memberikan kupon berwarna kuning dan pihak keluarga membayar sesuai harga yakni Rp 64.500,".

"Awalnya kakak kami nggak dapat, dibilang kepling kupon habis, tetapi terus dikasihnya beberapa saat kemudian," ungkap warga Perdamean yang sebelumnya ditemui di Kantor Kelurahan Pardamean Rantau Selatan.

Kadisperindag Kabupaten Labuhanbatu Chairuddin Nasution saat dikonfirmasi via WA menegaskan bahwa tidak ada kutipan untuk biaya penyaluran ke petugas yang dibebankan kepada warga.

"Paket untuk seluruh kecamatan 13.325 paket sedangkan untuk Kecamatan Rantau Selatan sebanyak 1.070 paket dengan harga per paket Rp.64.500 sampai di Kantor camat. Untuk biaya petugas tidak ada pak, mengenai harga di tingkat kelurahan saya blm tau coba konfimasi ke camat," jelasnya. (17M.16)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini