Selasa, 26 Mei 2026 WIB

Deliserdang Rawan Konflik SARA, Agraria dan Buruh

Administrator Administrator
Deliserdang Rawan Konflik SARA, Agraria dan Buruh
istimewa
Kapolresta Deliserdang, memberikan pemaparan mengenai potensi konflik di Deliserdang, saat menerima kunjungan Ketua Tim Supervisi SOPS Mabes Polri, Kombes Pol Iman Sayuti (tengah).

17MERDEKA, DELISERDANG - Tim Supervisi dari Staf Operasi (SOPS) Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah memetakan sejumlah faktor penyebab terjadinya konflik di wilayah hukum (wilkum) Polresta Deliserdang. 

Beberapa potensi konflik yang berpeluang terjadi di Kabupaten Deliserdang, yakni antar suku, ras dan agama. Selain itu, konflik agraria dan perburuhan. 

Hal ini disampaikan Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi ketika menerima Tim Supervisi dari Staf Operasi (SOPS) Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Aula Tri Brata, Mapolresta Deliserdang, Rabu (19/2). 

"Rawan konflik di wilkum Polresta Deliserdang yaitu antar suku, ras dan agama, di mana beragamnya suku, ras dan agama. Selain itu, konflik agraria dan perburuhan menjadi atensi kami (Polresta Deliserdang), di mana wilayah Polresta Deliserdang memiliki wilayah kawasan industri," tutur Yemi Mandagi.

Sementara itu, Ketua Tim Supervisi SOPS Mabes Polri, Kombes Pol Iman Sayuti, mengatakan kedatangan mereka adalah menjalankan program Kapolri untuk melihat dan mendata apakah satuan wilayah (satwil) melaksanakan tugas dengan baik, khususnya penanganan konflik di tengah masyarakat.

Dalam penanganan konflik, kata Iman Sayuti, diharapkan peran serta para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat, untuk memberikan informasi potensi konflik kepada Polresta Deliserdang.  

"Kiranya para tokoh agama, toko masyarakat dan tokoh adat bisa bekerja sama dengan Polresta Deliserdang, dalam memberikan informasi sekecil apapun terhadap anggota polri di lapangan terkait adanya potensi konflik dan dalam menangani permasalahan dilakukan secara bersama-sama," ungkapnya. (17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini