Selasa, 26 Mei 2026 WIB

DPAC GRANAT Rantau Utara Gelar Seminar Narkoba

AKP I Kadek H Cahyadi: Peran Keluarga Diutamakan
Administrator Administrator
DPAC GRANAT Rantau Utara Gelar Seminar Narkoba
17merdeka.com

17MERDEKA, LABUHANBATU - Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Gerakan Anti Narkoba (Granat) Kecamatan Rantau Utara adakan seminar bahaya narkoba di Gedung Nasional, di Gedung Nasional Rantauprapat, Selasa (26/11/2019).

Pada seminar tersebut, turut hadir sebagai narasumber Kasat Res-Narkoba Polres Labuhanbatu AKP I Kadek Hery Cahyadi, perwakilan Kodim 0209 Labuhanbatu, Camat Rantau Utara H.Turing Ritonga, Perwakilan RSUD Rantauprapat, Pegadaian Syariah, Organisasi Masyarakat, para pelajar, dan seluruh pengurus Granat Rantau Utara.

Di kesempatan itu H.Kohar Ritonga berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan seminar bahaya narkoba ini, masyarakat ikut ambil peran dalam memberantas bahaya narkoba di Kabupaten Labuhanbatu.

"Kami berharap, dengan adanya seminar ini masyarakat dapat ikut berperan serta dalam pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Terkhusus yang hadir dalam seminar anti narkoba yang diselenggarakan Granat. Dapat menyampaikan kepada keluarga, teman ataupun tetangga tentang bahaya narkoba yang sudah cukup meresahkan kita bersama," harap H. Kohar Ritonga.

Di sisi lain, Camat Rantau Utara H. Turing Ritonga, pada sambutannya mewakili Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyatakan tetap mendukung penuh dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba. 

"Pertama-tama kita apresiasi DPAC Granat Kecamatan Rantau Utara yang telah menggelar seminar ini. Saya atas nama pemerintah mendukung Granat dalam kegiatan-kegiatan positif ini. Selain itu, Kita dari pemerintahan tetap terus mendukung pemberantasan narkoba. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif. Agar tingkat penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Labuhanbatu terus menurun," ucap H. Turing.

Kasat Res-Narkoba Polres Labuhanbatu AKP I Kadek Hery Cahyadi sebagai narasumber dalam seminar bahaya narkoba tersebut mengutarakan bahwasanya Kabupaten Labuhanbatu merupakan jalur lintas peredaran narkoba. Oleh sebab itu setiap tahunnya penindakan dilakukan mengalami kenaikan hampir 50%.

 

"Narkoba yang paling banyak beredar disini (Labuhanbatu) jenis sabu, ganja dan ekstasi. Kenapa disini banyak beredar ? karena Kabupaten Labuhanbatu merupakan jalur lintas antar provinsi. Sehingga tidak menutup kemungkinan para pengedar mencoba mengedarkan narkotika disini."kata Kadek.

Hampir 50 persen tingkat penindakan yang dilakukan pihak Polres Labuhanbatu setiap tahunnya tentang penyalahgunaan narkoba. "Hampir 50% yang telah kami tindak."sambungnya kembali.

Lanjut Kadek, dari hasil yang kita dapati, narkotika sudah masuk di dunia pendidikan dimana para pelajar sudah menjadi sasaran peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Hal tersebut diungkapkannya, dikarenakan pihak Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu sudah menangani kasus yang melibatkan para pelajar di Labuhanbatu.

"Adik adik yg masih duduk dibangku sekolah menjadi sasaran empuk para pengedar narkoba."tandasnya.

Pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, Kadek berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan serta aktif dalam memberikan informasi. Bahkan, peran keluarga menurutnya sangat di utamakan.

"Di sini kita meminta dari semua kalangan untuk bisa bekerja sama dalam menangani permasalahan narkotika. Khusunya peran orang tua juga diharapkan," harapnya. (17M.10) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini