Rabu, 29 Juli 2026 WIB

Bupati dan Tim Medis Bahas Langkah Cegah Wabah Virus Corona di Asahan

Administrator Administrator
Bupati dan Tim Medis Bahas Langkah Cegah Wabah Virus Corona di Asahan
17merdeka.com

17MERDEKA, ASAHAN - Untuk mengambil langkah cepat dan tepat dalam mengatasi wabah Virus Corona di Asahan, Bupati Asahan, H.Surya BSc, menggelar pertemuan dengan tenaga medis, untuk meminta masukan langkah-langkah yang diambil dalam pencegahan dan penanganan virus Covid-19 di Asahan, di Rumah Dinas Bupati Asahan, Senin (30/3/2020). 

Selain tim medis, hadir juga dalam pertemuan itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Asahan, Direktur RSUD HAMS Kisaran, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Asahan, Kepala Dinas Kominfo Asahan, dan dr. Nini Deritana, Sp.Paru.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Asahan, agar semua pihak bahu membahu dan mendukung sepenuhnya kesiapan pencegahan dan penanganan Corona di tanah Rambate Rata Raya. 

"Yah kalau bisa kita semua bergegas secepatnya menangani virus berbahaya itu," ujar Surya. 

Bupati, juga meminta Direktur RSUD HAMS agar menambah ruangan isolasi untuk pasien Covid-19. Menurutnya, bagi masyarakat yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan kondisi tidak mendesak bisa  memeriksakan kesehatannya di Puskesmas tanpa harus dirujuk ke rumah sakit, dengan begitu menurutnya bisa memaksimalkan kerja Tim Gugus Penangan Covid-19.

 "Saya berharap masyarakat proaktif dalam pencegahan virus Covid-19.Yang jelas dengan membiasakan pola hidup sehat, cuci tangan pakai sabun sesudah dan sebelum melakukan aktivitas," ujar Bupati.

Sementara Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Asahan dr. H. Indra Noor mengharapkan seluruh Rumah Sakit yang ada di Asahan dapat menangani masyarakat dengan status ODP ringan. 

"Yah, mudah-mudahan seluruh rumah sakit yang ada di Asahan dapat menangani yang ringan," ungkap Indra. 

Diharapkannya, instansi terkait proaktif mengawasi masyarakat yang ODP dan memberikan pemahaman. Dan meminta agar idak beraktivitas diluar rumah selama masa pemeriksaan 14 hari.

Secara terpisah, dr. Nini Deritana Sp. Paru mengatakan bahwa saat ini RSUD HAMS Kisaran hanya memiliki ruang isolasi yang berfungsi untuk mengisolasi Pasien Dalam Pemantauan (PDP) ringan. Akan tetapi, jika lebih dari kategori PDP ringan, pihaknya akan merujuk ke Medan. 

Dirinya juga mengakui perlunya membuat tempat karantina khusus bagi masyarakat dengan status ODP. 

"Karantina khusus tersebut nantinya akan dengan peralatan radiologi, e Test dan berbagai peralatan kesehatan lainnya," jelasnya memaparkan.

Asahan sendiri, kini dalam status darurat wabah virus Corona, meskipun demikian Asahan masih zero untuk pasien positif Covid-19, sementara untuk ODP Corona kini jumlahnya mencapai 500 lebih. (17M.15) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini