Selasa, 26 Mei 2026 WIB

Bupati Minta Konsisten Bekerja Terutama Peningkatan PAD

Administrator Administrator
Bupati Minta Konsisten Bekerja Terutama Peningkatan PAD
17merdeka.com

17MERDEKA, LABUHANBATU - Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Labuhanbatu 2019 banyak disoroti capaian PAD dan OPD tidak paham akan tupoksinya itu terpapar dari laporan Panitia Khusus yang dibacakan saat sidang paripuran LKPJ Bupati Labuhanbatu 2019 di ruang paripurna dan juga dilangsungkan secara langsung melalui Video Confrence, Kamis (11/6/2020). 

Dalam laporan itu menghasilkan kesimpulan bahwa pemerintah daerah tidak konsisten dalam melaksanakan keputusan yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun anggaran 2019. 

Beberapa OPD dinilai memberikan laporan yang berbeda dengan yang tertera di APBD 2019 terutama angka dan nilai yang di sampaikan. Itu terungkap hasil penemuan anggota pansus di buku APBD saat rapat dengar pendapat antara Pansus LKPJ dan OPD. 

Sisi lain yang diharapkan agar pihak BPK RI wilayah kerja Sumatera utara di minta melakukan investigasi untuk melihat realisasi yang di lakukan dalam program untuk masyarakat. Karena hasil investigasi anggota Pansus banyak temuan yang akhirnya merugikan keuangan negara melalui salah satu pengelolaan dana Bumdes 75 desa diduga bermasalah. 

Saptono dari fraksi PDI P yang juga anggota Pansus LKPJ membacakan hasil akhir pendapat pansus  bahwa capaian PAD sangat jauh dari harapan sehingga bupati diminta untuk melakukan evaluasi agar peningkatan kinerja dan PAD dapat tercapai sesuai asumsi yang ditargetkan. 

Untuk PAD pajak non logam berupa galian tanah Urug khususnya dari pembangunan jalan rel kereta api semestinya secara nyata dapat menjadi pemasukan buat daerah. 

Sedangkan fraksi Gerindra saat mendapat kesempatan untuk menyampaikan pandangan akhir memilih tidak membacakan laporan mereka dikarenakan beralasan tidak hadirnya bupati dan tidak ada surat pemberitahuan apa alasan bupati tidak hadir di Paripurna LKPJ. 

Hobol Zulkifli Rangkuti Kepala Dinas Bappeda Labuhanbatu ketika ditanyakan mengapa bupati tidak hadir atau ada alasan lain karena saat sidang paripurna tidak ada satu OPD yang hadir. 

Hobol mengatakan bahwa OPD dalam agenda paripurna ini ikut memantau dari ruang persidangan kerja masing - masing karena agenda paripurna menggunakan program aplikasi Zoom. 

Dan selaku tim kerja aplikasi zoom untuk kegiatan rapat sesuai aturan protokoler kesehatan, Bupati Labuhanabatu ikut memantau jalan nya persidangan. 

"Bupati ikut memantau kegiatan paripurna melalui aplikasi zoom, hanya saat beliau di luar kota, ada tugas lain," Terangnya. 

Sebelum rapat dibubarkan ada instruksi dari Mat Noor Ritonga dari Fraksi PAN agar besok mohon disampaikan bahwa LKPJ adalah pertanggungjawaban bupati, jadi kehadiran bupati di sini sangatlah diuji dan penting. Menjawab itu Ahmad Muflih SH, MAP akan berkoordinasi akan kehadiran bupati. (17M.16) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini