Selasa, 26 Mei 2026 WIB

Anggota DPRD Sumut Partai Golkar yang Meninggal Dunia Positif Covid-19

Administrator Administrator
Anggota DPRD Sumut Partai Golkar yang Meninggal Dunia Positif Covid-19
Int
Ilustrasi

17MERDEKA, ASAHAN - Terkait anggota DPRD Sumut dari Partai Golkar, SBB yang meninggal dunia pada 25 Maret lalu, dinyatakan positif Covid-19, hal tersebut dinyatakan juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Asahan, H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, MSi, Jumat (10/04)

Rahmad merinci kronologis yang bersangkutan hingga akhirnya dinyatakan positif Covid-19, namun jenazahnya dikebumikan secara normal saat itu.

Dijelaskanya, bahwa hasil laboratorium pemeriksaan swab (pengambilan lendir di kerongkongan) baru diterima pihak Gugus Tugas pada Kamis (9/4/2020) kemarin, sebelumnya yang bersangkutan menjalani perawatan di RS Murni Teguh Medan, dalam kondisi sakit, dan mempunyai riwayat perjalanan dari Bandung, dan mengambil lendir di tenggorokan untuk tes laboratorium, namun ketika masih dalam perawatan pasien meninggal pada 25 Maret 2020, dan dikebumikan secara normal.

"SBB meninggal di RS Murni Teguh, dan dikebumikan oleh pihak keluarga secara normal di Asahan, namun hasil pemeriksaan swab yang baru kita terima menyatakan beliau positif covid-19," ungkap Dayat.

Setelah mengetahui hal itu, Tim Gugus Tugas Asahan bertindak cepat, dengan melakukan pembersihan, dan melakukan pendekatan sekaligus mendata pihak keluarga, serta pelayat untuk dilakukan pemeriksaan, dan akan diuji rapid tes.

"Kita masih melakukan pendekatan dan pendataan kepada pihak keluarga yang berhubungan langsung dengan almarhum saat sakit, atau setelah meninggal, begitu juga dengan pelayat, tetap didata akan melakukan pemeriksaan kesehatan hingga rapid tes," jelas Hidayat.

Oleh sebab itu, dirinya meminta partisipasi masyarakat dalam membantu tim gugus tugas dalam pendataan ini, penyebaran virus ini bisa ditekan, namun tentunya diharapkan jangan panik.

Adanya pro kontra masalah hasil pemeriksaan swab sendiri terjadi, saat hasil pemeriksaan awal tim dokter di RS Murni Teguh dinyatakan almarhum negatif Covid-19, namun untuk memastikannya lagi dilakukan uji swab, dan sebelum hasil itu keluar almarhum meninggal dengan riwayat penyakit Diabetes.

"Yang kami tahu jenazah hasilnya negatif, dan pihak keluarga sudah membawanya ke Asahan untuk dikebumikan secara normal," jelas Hidayat.

Namun demikian, kata Hidayat, menindak lanjuti masalah ini, dan mengantisipasi semua kemungkinan, dengan melakukan pemeriksaan kepada keluarga, dan warga pelayat atau berhubungan dengan almarhum.

"Hingga saat ini kita masih melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan, kepada pihak keluarga dan masyarakat melakukan berhubungan dengan almarhum," jelas Hidayat.

"Almarhum meninggal 25 Maret 2020 sampai hasil swab yang menyatakan almarhum positif Covid-19 kemarin, sudah lewat 14 hari namun demikian, kita pastikan akan tetap dilakukan pemeriksaan kepada semua yang pernah melakukan kontak dengan almarhum," pungkas Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Asahan tersebut. (17M.15) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini