9 Pejabat Pemkab Deliserdang Positif Covid-19

Administrator Administrator
9 Pejabat Pemkab Deliserdang Positif Covid-19
17merdeka.com
Proses rapid test yang dilakukan di Aula Cendana, Pemkab Deliserdang.

17MERDEKA, DELISERDANG - Dua Camat dan lima kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang terpaksa harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Penyebabnya adalah ketujuh pejabat eselon tersebut terindikasi positif atau reaktif Corona Virus Disease (2019 (Covid-19).

Kepastian itu, setelah para pejabat Pemkab Deliserdang menjalani rapid test di Aula Cendana, Kantor Bupati Deliserdang, Senin (18/5/2020). Sekretaris Daerah (Sekda) Deliserdang, Darwin Zein membenarkan hal itu. 

"Benar. Karena hasilnya reaktif, kemudian mereka harus dibawa ke klinik untuk dilakukan pemeriksaan swab. Selanjutnya, sesuai protokoler kesehatan menjalani isolasi selama dua pekan di rumah masing-masing," ujar Darwin Zein dihubungi wartawan via seluler.

Diterangkannya, Bupati, Ashari Tambunan dan Wakil Bupati (Wabup), M Yusuf Siregar turut menjalani rapid test.

"Selain bapak Ansari Tambunan dan M Ali Yusuf Siregar, puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Deliserdang mengikuti pemeriksaan rapid test. Hasilnya, negatif terhadap Bupati dan wakil. Sedangkan tujuh orang, yakni dua camat dan lima kadis diketahui reaktif," terangnya. 

Disebutkannya, saat ini sudah sembilan orang pejabat di lingkungan Pemkab Deliserdang yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test. 

"Sebelumnya, pemeriksaan rapid test massal di Kelurahan Pekan Tanjungmorawa, Kecamatan Tanjungmorawa, pada Jumat 15 Mei 2020. Diketahui lurah dan camat reaktif Covid-19. Hari ini ditambah lagi menjadi 7 orang reaktif usai menjadi pemeriksaan," sebutnya. 

Saat ditanya mengenai camat dan kadis yang reaktif Covid-19, Darwin Zein enggan merincinya.

Sementara, Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista, menimpali terhadap ketujuh pejabat yang dinyatakan reaktif Covid-19 dilakukan pemeriksaan swab. 

"Pemeriksaan swab yang dilakukan nantinya dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumut. Oleh Dinas provinsi nanti ditentukan ke mana pemeriksaan swab akan dikirim, apakah ke Rumah Sakit (RS) Universitas Sumatera Utara (USU) dan ke pusat," sebutnya. (17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini