Sabtu, 18 April 2026 WIB

PSMS vs Persibat, Laga Hidup Mati

Administrator Administrator
PSMS vs Persibat, Laga Hidup Mati
17MERDEKA
asisten pelatih psms medan sahari gultom (kiri), asisten pelatih persibat batang abdul mungin (kanan) dan ketua panpel psms julius raja saat berjabat tangan seusai temu pers

17MERDEKA, Medan - Laga keempat babak 16 besar Liga 2 melawan Persibat Batang di Stadion Teladan, Medan, Selasa (3/10), akan menjadi pertandingan hidup mati bagi PSMS Medan. 

Pasalnya, tim berjuluk "Ayam Kinantan" ini masih bercokol di posisi ketiga dari empat tim di Grup G dengan satu poin, terpaut 6 angka dari sang lawan. 

Kalah ataupun seri maka harapan PSMS untuk lolos ke Liga 1 akan tertutup, karena poin Persibat Batang dan PSIS Semarang akan semakin sulit dikejar.

Hal itu diakui asisten Pelatih PSMS Medan Sahari Gultom. Pelatih kiper yang baru saja mengambil lisensi C AFC ini mengakui laga melawan Persibat akan menjadi laga hidup mati 'pasukannya'.

"Kalau kita bisa menang, peluang itu masih ada. Jadi bagaimana bisa memenangkan pertandingan besok, karena ini kesempatan terakhir kita," kata Sahari Gultom dalam sesi konfrensi pers di Sekretariat PSMS Komplek Kebun Bunga, Senin (2/10) sore.

Pelatih yang akrab dipanggil Ucok ini mengatakan, di laga nanti PSMS minus Dimas Drajat yang masih mengalami cidera. Selain itu seorang pemain andalan PSMS Derli juga harus tidak bisa tampil karena terkena hukuman Komdis PSSI akibat perkelahian saat melawan PSIS Semarang.

"Tapi head coach (Djajang Nurjaman) sudah memiliki alternatif penggantinya, PSMS akan tetap ngotot dan bermain rap-rap untuk meraih kemenangan," tandas Ucok.

Sementara, asisten pelatih Persibat Batang Abdul Mungin mengaku kedatangan timnya menghadapi PSMS hanya dengan target mencuri satu poin.

"Hasil imbang saja sudah bagus, apalagi kami datang dengan keterbatasan anggaran sehingga hanya membawa 16 pemain saja ke Medan," jawab Abdul Mungin.

Kick Off pertandingan ini akan digelar mulai pukul 16.00 WIB. Pertandingan ini batal disiarkan langsung oleh salah satu TV nasional setelah mendapat konfirmasi dari PSSI. Panpel menyiapkan 20.000 lembar tiket dengan harga sama seperti di babak penyisihan. 

Sementara Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSMS siap mengawal hingga laga PSMS melawan Persibat di Stadion Teladan Medan, Selasa (3/10) sore, agar bisa berlangsung aman dan baik. Pasalnya, PSMS Medan tidak ingin kerusuhan seperti yang terjadi di Stadion M Sarengat Batang, kandang Persibat, terulang.

"Panpel tetap akan melaksanakan pertandingan ini secara baik," kata Ketua Panpel PSMS Medan Julius Raja dalam sesi konfrensi pers di Sekretariat PSMS Komplek Kebun Bunga Medan, Senin (2/10) sore.

Ditegaskan pria yang akrab disapa King ini, pihaknya tidak bisa mencampuri keputusan wasit. Keputusan wasit itu mutlak di tangannya. 

"Semua orang Medan pasti maunya PSMS menang, tapi kita tetap dengan sportivitas, tidak curang, kita juga ingin menjadi tuan rumah yang baik," katanya lagi.

Perihal PSMS yang dianggap dicurangi dengan diberi penalti kontroversi oleh wasit pada laga PSMS di kandang Persibat, King juga menjawab PSMS tidak perlu mencontoh hal yang tidak baik seperti itu.

"Waktu main imbang di Teladan melawan Persita pun kita tidak ada dibantu wasit, malah seperti kita yang dicurangi wasit, jadi kita tidak mau hal-hal curang seperti ini terjadi lagi, PSMS tidak mau bermain curang cukup pemain PSMS tampil maksimal berusaha sendiri untuk mencetak gol," tandas King.

Panpel PSMS menyiapkan ribuan personel keamanan baik dari pihak TNI, Polri dan lainnya. Hal ini untuk mengantisipasi kericuhan dalam laga PSMS versus Persibat Batang yang diprediksi akan berlangsung "panas" ini. 

Pasalnya, pendukung PSMS sepertinya bakal "membalaskan dendam" terkait aksi pemukulan aparat keamanan dan suporter Persibat ke para pemain PSMS pada pertandingan yang berlangsung pada, Sabtu (30/9) lalu itu. (17M/07)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini