Rabu, 17 Juli 2024 WIB

Polisi Diminta Bertindak, Tangkap "CY" Diduga Edarkan Obat Daftar G di Kabupaten Sukabumi

Administrator Administrator
Polisi Diminta Bertindak, Tangkap "CY" Diduga Edarkan Obat Daftar G di  Kabupaten Sukabumi

17MERDEKA.COM|Ironis, pria asal Aceh berinisial CY diduga mengedarkan obat daftar G Tramadol dan sejenisnya tanpa resep dokter di kabupaten Sukabumi.

Menurut informasi yang berhasil di himpun, CY disinyalir memperjual belikan obat daftar G tanpa resep dokter kepada anak anak sekolah dengan modus mendirikan warung-warung kecil agar terhindari dari perhatian aparat hukum.

Dari investigasi terlihat ilir budik para anak remaja melakukan transaksi obat daftar G di warung berlokasi di daerah,Selakopi Kabupaten Sukabumi, Kec. Cicantayan, Siliwangi, Cibolang, No. 373a, Lembur sawah, Kecamatan Cicantayan, Kab. Sukabumi, Jawa Barat, serta di jalan Cibadak -Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat. Selasa (27/2/2024).

Diketahui jenis Tramadol masuk daftar obat golongan G yang tidak bisa diperjualbelikan tanpa resep dokter.Anehnya, pemilik warung berinisial CY diketahui bukanlah warga setempat melainkan warga luar kerap disebut-sebut sebagai pengedar Obat daftaf G seperti Tramadol ke generasi muda

Angka tawuran remaja yang tinggi dan efek dari pengaruh para remaja mengkomsumsi obat daftar G mengundang Kang Muh warga setempat angkat bicara.

"Saya mohon agar aparat kepolisian segara bertindak. Mengkomsumsi Tramadon mempengaruhi pola pikir dan berpotensi menimbulkan tawuran, "tegas,Kang Muh kepada wartawan

Diketahui mengedarkan obat tanpa izin edar melanggar pasal 197 UU 36/2009 setiap orang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dapat dipidana penjara 15 tahun dan denda sebesar Rp1.500.000.000.(17M/25)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: [email protected]
Komentar
Berita Terkini