Kejati Sumut Tuntut Mati 32 Terdakwa Kasus Narkoba Sepanjang 2022

Administrator Administrator
Kejati Sumut Tuntut Mati 32 Terdakwa Kasus Narkoba Sepanjang 2022

17MERDEKA|MEDAN -Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menuntut pidana hukuman mati terhadap 32 terdakwa kasus narkoba sepanjang tahun 2022. Sementara 4 terdakwa dituntut dengan pidana seumur hidup.

"Selain itu, dari periode Januari sampai Desember 2022, bidang Pidum Kejati Sumut dan jajaran juga melaporkan hasil kinerja penyelesaian perkara Pidum melalui mekanisme Keadilan Restoratif atau Restorative Justice (RJ)," kata Kasi Penkum Kejati Sumut, Yos A Tarigan SH MH mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumut Idianto SH MH, Kamis (29/12/2022).

Dari 128 perkara yang diusulkan, kata Idianto, 115 perkara yakni persentase mencapai 89,84%, disetujui dan diselesaikan. Kemudian, untuk pembentukan dan pendirian Rumah RJ sebanyak 9 perkara.

"Tak hanya itu, sebanyak 1.109 berkas Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara Pidum yang diterima dari penyidik Polri dan PPNS dan diselesaikan sebanyak 985 SPDP. Dari jumlah SPDP tersebut, kemudian ditindaklanjuti ke tahap penuntutan sebanyak 901 perkara. Dari 901 perkara ini telah berhasil diselesaikan pada tahap eksekusi," kata mantan Kajati Bali itu.

Kemudian, sambung Kajati, untuk Bidang Pidana Umum se-jajaran Kejari dan Cabjari se-Wilayah Hukum Kejati Sumut, SPDP diterima dari penyidik Polres, Polsek dan jajaran PPNS lainnya sebanyak 14.322 perkara.

"Lalu, dilanjutkan ke tahap Prapenuntutan (penelitian berkas hasil penyidikan oleh JPU) sebanyak 12.504 perkara, dari sejumlah perkara tahap pratut tersebut, berhasil dilanjutkan ke tahap penuntutan sebanyak 12.232 perkara, dengan penyelesaian tahap eksekusi putusan hakim sebanyak 11.085 perkara," pungkasnya. (17M.05)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini